Warga Heran, Hanya Air di 2 Wilayah Tabanan Ini yang Kotor

Warga mendatangi kantor PDAM wilayah Selemadeg terkait dengan kualitas air yang selama dua bulan terakhir kotor

Warga Heran, Hanya Air di 2 Wilayah Tabanan Ini yang Kotor
Tribun Bali/I Made Argawa
Warga dari Wilayah Bajera Kelod dan Bajera Tengah berkumpul di Kantor Wilayah PDAM Selemadeg terkait dengan keluhan kualitas air, Senin (4/4/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sekitar 45 warga asal wilayah Bajera Kelod dan Bajera Tengah, Desa Bajera, Selemadeg, Tabanan, Bali, pukul 10.15 wita, mendatangi kantor PDAM wilayah Selemadeg terkait dengan kualitas air yang selama dua bulan terakhir kotor dan tidak bisa dimanfaatkan sebagai air minum ataupun untuk memasak.

Seorang warga asal Banjar Bajera Kelod Putu Adi (32) mengatakan, ia tidak bisa menggunakan air PDAM secara maksimal khusunya untuk memasak, tapi untuk mencuci dan keperluan lain masih bisa.

"Airnya kotor, jika didiamkan akan ada endapan, meskipun tidak sering, tapi setiap minggu selalu ada saja," katanya, Senin (4/4/2016).

Dia juga heran, hanya air di wilayah Bajera Tengah dan Bajera Kelod yang mengalami keruh, di wilayah Bajera Kaja sama sekali tidak pernah mengalami hal itu. 

"Makanya warga-warga yang mengalami air PDAM kotor sepakat mendatangi kantor wilayah, kami harap kedepannya kuwalitas air bisa baik," terangnya. 

Hal senada diungkapkan oleh warga lain, Made Suardiana (48) yang mengatakan air PDAM di wilayahnya di Banjar Bajera Kelod bermasalah, meskipun pada Senin (4/4/2016) air sudah baik, tapi pada hari minggu (3/4) airnya masih keruh. 

"Karena ketahuan ada demo saja ke sini kuwalitas air diperbaiki," terangnya. 

Dia pun berharap agar PDAM bisa terus mempertahankan kualitas air yang telah ada sekarang, jangan sampai berubah lagi.

"Jangan hanya pas ada keluhan warga saja airnya bagus," ujarnya.

Kepala wilayah PDAM Selemadeg, Ida Bagus Puja saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya tidak menampik jika air yang dialirkan ke saluran rumah (SR) ke wilayah Bajera Kelod, Bajera Tengah mengalami kekeruhan.

Halaman
12
Penulis: I Made Argawa
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved