Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Akui Pemilik Perusahaan Offshore Dalam ‘Panama Papers’ Sandiaga Uno Ngaku Taat Bayar Pajak

Sandiaga menganggap isu "Panama Papers" ini sebagai kampanye hitam bagi rencana pencalonannya.

Editor: Eviera Paramita Sandi
Nibras Nada Nailufar
Sandiaga Uno bersama istrinya, Nur Asia, saat lari pagi di Banjir Kanal Timur, Minggu (3/4/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Mencuatnya "Panama Papers" akhir-akhir ini menjadi kekhawatiran bagi pengusaha Sandiaga Uno, yang telah menyatakan niatnya untuk mencalonkan diri pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

Meskipun sudah melepaskan jabatannya sebagai pimpinan perusahaan, nama Sandiaga tercatat sebagai pemilik perusahaanoffshore dalam "Panama Papers".

(‘Panama Papers’ Bocorkan Skandal Transaksi Keuangan Para Miliader)

Sandiaga menganggap isu "Panama Papers" ini sebagai kampanye hitam bagi rencana pencalonannya.

(2.961 Nama dari Indonesia Muncul di Bocoran ‘Panama Papers’)

"Ya ini sudah jadi black campaign (kampanye hitam), mau bagaimana lagi?" kata Sandiaga Uno saat ditemui di Makam Pangeran Jayakarta, Jakarta, Rabu (6/4/2016).

(Apa Sih ‘Panama Papers’? Berikut Penjelasannya Lewat Celengan Babi)

Namun, Sandiaga mengaku taat membayar pajak selama menjabat sebagai pimpinan Saratoga.

Ia pun mengaku tidak pernah melanggar hukum selama memimpin perusahaan tersebut.

"Yang saya bisa pastikan, tidak ada hukum yang dilanggar. Kewajiban pajak selalu dipenuhi selama saya pimpin," ujar Sandi.

Sandi tidak menampik bahwa pendirian perusahaan offshore kerap digunakan untuk mengemplang pajak atau mencuci uang.

"Saya sudah tahulah permainannya, biasa. Menurut saya, sudahlah, ini sudah 2016, enggak usah begitu-begitu lagi," kata Sandi.

Ia menyatakan siap membuka semua informasi mengenai perusahaan offshore yang dimilikinya.

Ia menilai, ini merupakan hal penting dalam pencalonannya sebagai pejabat publik.

"Saya siap buka-bukaan, apalagi kalau nanti dicalonkan. Kita tunggu dulu hasil penjaringan Gerindra," kata Sandi.

Gerindra saat ini masih melakukan penjaringan dan rencananya pada akhir April akan mulai mengerucutkan nama bakal calon gubernur yang akan diusung. (*)

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved