Waspada, Ada 20 Titik Rawan Tsunami di Pesisir Selatan Bali Termasuk Kuta

Sebagian besar titik-titik rawan ini berada di daerah selatan Bali, mulai dari kombinasi ancaman (bahaya), kapasitas, dan kerentanan.

Waspada, Ada 20 Titik Rawan Tsunami di Pesisir Selatan Bali Termasuk Kuta
istimewa
tsunami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -Wilayah utara Bali dinyatakan sedikit lebih aman dibandingkan pesisir selatan yang dikategorikan rawan tsunami karena berada di jalur lempeng Euro-Asia.

Sebelumnya, patahan lempeng Euro-Asia ini memicu tsunami dahsyat di Aceh tahun 2004 serta tsunami di Mentawai, Sumatra Barat, tahun 2010.

Terdapat sedikitnya 20 titik rawan tsunami di selatan Bali, mulai dari Candi Dasa, Kuta, Legian, Seminyak, Tabanan hingga Jembrana.

Semuanya termasuk daerah pariwisata.

Kepala Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, Dewa Indra, mengakui pihaknya sudah membuat peta titik rawan tsunami dan terdapat 20 titik di Bali berisiko tinggi.

Sebagian besar titik-titik rawan ini berada di daerah selatan Bali, mulai dari kombinasi ancaman (bahaya), kapasitas, dan kerentanan.

“Lebih riskan daerah selatan, di utara juga tidak kalah. Daerah risiko tinggi merupakan kawasan pariwisata Bali. Mulai dari Candi Dasa, Kuta, Legian, Seminyak, Tabanan, sampai ke Jembrana,” ujar Indra di Kantor BPBD Bali, Denpasar, Bali, Senin (5/4/2016).

Dia mengakui wilayah selatan Bali merupakan kawasan padat penduduk dan bangunan sehingga perlu dibangun titik-titik sirene peringatan.

Nanti sirene itu mengeluarkan suara sebagai tanda peringatan dini kepada masyarakat.

Saat ini jarak antara satu sirene dengan sirene lainnya sekitar 15 kilometer.

Halaman
1234
Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved