Balita Hanyut Usai Main Air Hujan
Warga Lihat Balita Hanya Memakai Popok Terseret Arus Got, Kepalanya Berdarah
Tiba-tiba ia melihat sesosok tubuh balita dengan hanya mengenakan popok bayi, hanyut terbawa air.
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Gusti Agung Bagus Angga Putra
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Zahra, anak perempuan yang masih berumur dua tahun, tenggelam dalam derasnya arus got yang ada di belakang rumah kosnya di Jalan Cokroaminoto Gang Nuri No. 10 Denpasar Barat, Bali, Rabu (13/4/2016).
Ibu korban, Surani Salu Ratulangi Dewi (39) menangis pilu mengetahui anaknya hanyut.
('Zahra, Dimana Kamu Nak?', Bocah 2 Tahun Terseret Arus Got saat Hujan Deras)
Praja, tetangga kos Dewi yang membantunya dalam pencarian Zahra mengatakan Zahra telah hanyut di got belakang kos saksi.
(Pencarian Bocah Cinta Syahrani Agung yang Hanyut di Got Cokroaminoto Dilanjutkan Hari Ini)
“Setelah mendengar itu ibunya langsung nangis, saya bersama beberapa warga kemudian menghubungi polisi dan melakukan pencarian,” kata Praja.
Selang 30 menit kemudian, Tim Sabhara dari Polda Bali tiba di lokasi dan langsung mengumpulkan informasi dari saksi-saksi.
Dua orang polisi membawa tali kemudian terjun ke got dan melakukan penyisiran.
(BREAKING NEWS: Bocah Zahra yang Hanyut Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa)
Tim Rescue Basarnas pun turut melakukan pencarian.
Seorang warga Gang Angsa yang mengaku melihat Zahra yang hanyut terbawa arus got mengatakan, saat itu ia sedang berada di halaman belakang rumahnya.
Tiba-tiba ia melihat sesosok tubuh balita dengan hanya mengenakan popok bayi, hanyut terbawa air.
“Lagi ada di halaman belakang, terus saya lihat ke arah got yang sedang meluap, ada anak kecil hanyut. Kepalanya berdarah, mungkin terbentur batu yang ada di got. Sewaktu saya coba jangkau, tetapi gagal karena arus cukup deras,” ujar warga yang tidak ingin namanya dikorankan ini.
Sementara itu, suami Dewi, Hariadi (43), yang terburu-buru pulang ke rumahnya dari berdagang barang antik setelah mendapat kabar melalui telepon, mengaku masih terpukul atas kejadian ini.
“Nggak tahu ceritanya. Ini saja saya baru pulang kerja. Masih syok, nggak tahu apa. Apa yang harus saya ceritakan lagi,” kata lelaki asal Bojonegoro ini ketika diwawancara Tribun Bali. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/anak-hanyut_20160414_094716.jpg)