Hari Kartini

Terengah-Engah, Dua Kartini Usung Pajegan Yang Tingginya Capai 2,5 Meter

Mereka bergiliran datang menuju Pura Samuantiga. Jarak tempuh sejauh dua kilometer serasa tidak berarti.

Terengah-Engah, Dua Kartini Usung Pajegan Yang Tingginya Capai 2,5 Meter
Tribun Bali / I Putu Darmendra
Gusti Ayu Nyoman Mudiani (42) dan Ni Wayan Siki (53) mengusung Pajegan Ayam setinggi 2,5 meter dari rumah masing-masing menuju Pura Samuantiga, Gianyar, Bali, Kamis (21/4/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kamis (21/4/2016), adalah hari puncak karya serangkaian Panca Wali Krama di Pura Samuantiga, Gianyar, Bali

Hari ini juga adalah hari Kartini.

Ada yang menarik dibalik prosesi ritualnya.

Dua pajegan (banten) setinggi 2,5 meter dengan berat 50 kilogram diusung oleh dua wanita perkasa dari rumah masing-masing menuju Pura Samuantiga.

"Saking tulus keneh tiang ngaturan bhakti nunas mangda ngemolihan kerahayuan. Tiang bisa menyelesaikan dengan penuh rasa syukur. Niki semangat Kartini," ujar Ni Wayan Siki (53) kepada Tribun Bali.

Selain Siki, satu pajegan lainnya diusung oleh Gusti Ayu Nyoman Mudiani (42).

Mereka bergiliran datang menuju Pura Samuantiga.

Jarak tempuh sejauh dua kilometer serasa tidak berarti. 

Berat pajegan seakan menekan leher dan bahu Kartini adat ini.

Namun hal itu tak menyurutkan ikhtiar mereka mempersembahkan yadnya suci tulus ikhlas terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Keringat bersimbah membasuh wajah mereka.

Napasnya terengah-engah.

Namun dukungan dari keluarga dan juga krama adat membuat langkah dua Kartini ini semakin cepat mencapai tujuan.

"Namanya pajegan ayam panggang. Komponennya ada sembilan sampai 11 ayam dalam banten ini. Selain itu juga ada jaje bali dan buah-buahan," ujar Gusti Mudiani. (*)

Penulis: I Putu Darmendra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved