Lembaga Pemasyarakatan Harusnya Bukan Hanya Memberi Makan Dan Kegiatan Saja

Hubungan masyarakat warga binaan di dalam Lapas itu sejatinya untuk menujukan cerminan dari masyarakat.

Lembaga Pemasyarakatan Harusnya Bukan Hanya Memberi Makan Dan Kegiatan Saja
Tribun Bali / Putu Candra
Lapas Kerobokan mengganti nama 13 blok yang ada dengan nama objek wisata, untuk menghilangkan traumatis pascabentrok Kamis (17/12) lalu. Selain itu juga rutin digelar pentas kesenian seperti Tari Kecak oleh penghuni lapas yang digelar di lapangan lapas, Kamis (28/1). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bentrok yang terjadi di Lapas Kerobokan sudah beberapa kali ini terjadi.

Yang terakhir terjadi beberapa waktu lalu dengan adanya lemparan batu dan pecahan kaca oleh warga binaan.

Pengamat Sosial Universitas Udayana Bali, Ni Made Ras Amanda Gelgel angkat bicara.

"Seharusnya Lapas itu sebagai lembaga pemasyarakatan bertujuan untuk mempersiapkan warganya untuk bermasyarakat ‎dengan baik," kata wanita akrab disapa Amanda itu, Senin (25/4/2016).

"Nah, bagaimana dia (narapidana) belajar mengenai bermasyarakat lebih baik itulah sebenarnya titik pentingnya adanya Lembaga Pemasyarakat. Bukan hanya memberikan makan dan kegiatan saja," imbuhnya.

Amanda menilai apabila, hubungan masyarakat warga binaan di dalam Lapas itu sejatinya untuk menujukan cerminan dari masyarakat.

Bahwa hidup itu berbeda-beda.

Bukan akhirnya membentuk masyarakat akhirnya berkelompok-kelompok yang akhirnya membuat semakin tajam saja gesekannya.

"Apalagi diketahui Lapas Kerobokan itu overload. Dan mengingat terdiri dari berbagai latar belakang. Itu yang harusnya disadari oleh Pemerintah," pungkasnya. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved