Menciptakan Karya Sebagai Aktualisasi Diri

Tipe tas yang disukainya berukuran besar, agak sedikit maskulin dengan model casual, vintage dan klasik.

Menciptakan Karya Sebagai Aktualisasi Diri
istimewa
Liga Sari Lavianto (tengah) dalam sebuah peragaan fashion, belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.com, DENPASAR - Liga Sari Lavianto atau yang akrab disapa Liga telah menyukai tas sejak duduk di bangku SMA.

Beliau mengaku senang dan terobsesi dengan tas sejak remaja hingga saat ini.

Dari obsesi inilah, beliau serius menjadi bag designer dengan brand bernama OWLbag Leather.

Leather atau bahan kulit menjadi bahan utama pembuatan tasnya.

“Saya menjadikan obsesi saya sebagai karya sejak tahun 2013 di Jakarta dan menjadikan Bali sebagai tempat yang paling tepat untuk saya berkarya karena pesona alam dan budayanya menjadi inspirasi dari setiap karya yang saya hasilkan,” katanya kepada di Hotel Intan Sari, Denpasar, Bali, Kamis (14/4/2016) lalu.

Tipe tas yang disukainya berukuran besar, agak sedikit maskulin dengan model casual, vintage dan klasik.

“Saya menjadikan setiap tas yang saya hasilkan sebagai suatu karya yang dalam setiap coretan desain saya ada passion, obsesi serta hati saya,” katanya.

“Dari awal sampai saat ini tas saya hanya ada di Salto Butik milik Hotel Mulia saja dan dari awal saya sudah mempunyai tim untuk mengurus order by online,” ujarnya.

Ia pun beberapa kali mengikuti fashion show dan yang terakhir baru mengikuti Jogyakarta Fashion Festival awal Maret 2016.

Berbagai varian kulit yang ada di Bali menjadikan tas yang dihasilkan olehnya berbeda dengan tas yang dihasilkan dari kulit daerah lain dan dengan kombinasi exotic leather menjadikan tas yang dihasilkan mempunyai ciri khas dan biasanya dijadikan sebagai tas untuk pesanan khusus.

Halaman
123
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved