Abu Sayyaf Incar Petinju Manny Pacquiao Untuk Jadi Sandera

Sosok Manny Pacquio, yang akrab dipanggil Packman, dikenal di Indonesia karena menjadi bintang iklan sebuah perusahaan jamu.

Abu Sayyaf Incar Petinju Manny Pacquiao Untuk Jadi Sandera
AFP/ Christian Petersen
Manny Pacquiao (Kiri) dan Timothy Bradley Jr (Kanan) berpose dalam acara timbang badan resmi di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (9/4/2016) pagi WIB. Kedua petinju bertarung, Minggu (10/4/2016) pagi untuk memperebutkan gelar juara dunia kelas welter versi WBO yang lowong. 

TRIBUN-BALI.COM, MANILA - Pemenggalan kepala terhadap sandera asal Kanada, John Ridsdel, membuat militer Filipina meningkatkan operasi militer untuk menekan kelompok militanAbu Sayyaf.

Namun peningkatan operasi militer itu membuat sandera lain menjadi semakin ketakutan.

Wong Chie Ming, ayah sandera bernama Wong Teck Chi asal Malaysia, mengatakan sang anak menghubunginya pada Sabtu (23/4/2016) lalu.

Dikutip dari The Iquirer, Kamis (28/4/2016), Wong Teck Chi mengatakan dirinya dan sandera lain dalam situasi bahaya.

Mereka terus dipaksa berpindah-pindah tempat oleh kelompok penyandera, di tengah bombardemen yang dilakukan pasukan pemerintah menggunakan pesawat militer.

Ia minta agar pihak keluarga segera membayar uang tebusan paling lambat 30 April atau mereka bakal dipenggal.

Ketika dikunjungi anggota Barisan Nasional (partai koalisi pemerintah Malaysia), keluarga korban penyanderaan mengatakan kekhawatiran bakal terjadinya pembunuhan kalau uang tebusan tak segera dibayar.

Rekaman pembicaran antara Wong dan ayahnya telah beredar luas melalui sosial media, di antaranya WhatsApp, WeChat and Facebook.

Dalam komunikasi terakhir, Wong mengatakan kepada ayahnya, para sandera akan segera dieksekusi jika uang tebusan tidak dibayar.

Wong menambahkan para penyandera tidak menjelaskan bagaimana proses penyerahan uang tebusan sedang pihak keluarga korban tidak tahu pasti berapa jumlah yang diminta.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved