Cegah Aparat Desa Korupsi, Universitas Udayana Dampingi Pemda

Dalam seminar itu dia akan dijabarkan tentang program-program pemprov dalam upaya pemberdayaan desa.

Cegah Aparat Desa Korupsi, Universitas Udayana Dampingi Pemda
Humas Pemprov Bali
Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menerima kunjungan Rektor Unud dan rombongan di kantor Gubernur Bali, di Renon, Denpasar, Bali, Jumat (29/4/2016). 

TRIBUN-BALI.com, DENPASAR - Menindaklanjuti kerjasama Univeristas Udayana (Unud) dan Pemprov Bali tentang pemberdayaan desa, Unud berencana akan menyelenggarakan seminar sehari bertajuk tentang “Membangun Negeri Dari Desa” yang rencananya akan menghadirkan tiga pembicara, yaitu Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonsia, Marwan Jafar, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM, Luhut Pandjaitan dan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, Rabu (4/5/2016).

Demikian dilaporkan Rektor Unud, Prof Dr dr Ketut Suastika, SpPD-KEMD, saat audiensi dengan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, di ruang kerja Gubernur, di Renon, Denpasar, Jumat (29/4/2016).

Suastika menjelaskan, Unud sebagai mitra pemprov Bali dalam program pemberdayaan desa telah ditunjuk sebagai pendamping dalam mengatur administrasi keuangan di setiap desa.

“Tujuan penunjukan ini adalah untuk meminimalisir kasus hukum (misalnya, korupsi, Red) yang akan menimpa perangkat desa akibat kekurangan atau kesalahan administrasi,” imbuhnya.

Selain itu, Unud melakukan program KKN dengan melakukan pendampingan terhadap dana desa.

Mahasiswa yang menjalani KKN dikirim ke desa-desa seluruh Bali untuk mendampingi para perangkat desa serta ikut serta mensukseskan program pemberdayaan desa yang digulir oleh pemprov Bali, seperti Gerbangsadu dan pemanfaatan BKK untuk desa pakraman.

Sementara seminar mendatang, diharapkan Suastika bisa dijadikan momen untuk mensosialisasikan kegiatan Unud serta pemerintah pusat dan provinsi tentang pemberdayaan desa.

“Goal dari acara ini saya harapkan masyarakat akan semakin memahami tentang program pemberdayaan desa, serta perangkat desa bisa lebih mengerti tentang pekerjaannya dalam mengelola dana bantuan desa,” ujarnya.

Untuk mensukseskan seminar tersebut, dia mengharapkan pihak pemprov bisa memfasilitasi dengan mengundang para kepala desa dan bendesa seluruh Bali.

“Apalagi seminar ini akan menghadirkan pembicara para menteri. Jadi saya yakin pasti akan berguna bagi mereka,” katanya.

Halaman
12
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved