Pendidikan dan Kesehatan Nak Bali Jadi Modal Hadapi Persaingan Global

Tuntutan pemerintah saat ini hanya melalui dunia pendidikan akan bisa mengubah wajah sebuah bangsa.

Pendidikan dan Kesehatan Nak Bali Jadi Modal Hadapi Persaingan Global
Humas Pemprov Bali
Ribuan pelajar mengikuti gerak jalan yang digelar Pemprov Bali dalam rangka Hardiknas di Renon, Denpasar, Bali, Jumat (29/4/2016). 

TRIBUN-BALI.com, DENPASAR - Penyelenggaraan gerak jalan sehat dan rangkaian acara peringatan hari Pendidikan Nasional lainnya diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa pendidikan sangat penting dalam menghadapi kehidupan baik masa kini maupun masa yang akan datang.

Karena dalam menghadapi persaingan global baik regional dan nasional yang akan dihadapi, maka tidak ada jalan lain, kecuali meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembinaan kesehatan dan juga pendidikan.

Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, didampingi Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta serta pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali saat melepas acara jalan sehat dalam rangkaian Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 di depan Kantor Gubernur Bali, Jalan Basuki Rahmat, Niti Mandala, Renon, Denpasar, Bali, Jumat (29/4/2016) pagi.

“Kita harapkan Bali akan terus berusaha meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan dan kesehatan, sehingga dengan demikian mampu menghadapi persaingan global maupun regional. Karena ke depan, makna dari globalisasi tersebut adalah persaingan. Hanya manusia yang terdidik dan sehat yang mampu bersaing di masa depan,” tegas Pastika.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Kadisdikpora) Provinsi Bali, TIA Kusuma Wardhani, target dari peringatan Hari Pendidikan Nasional ini diharapkan dapat menghadirkan anak-anak yang berintegritas.

Karena menurut TIA, tuntutan pemerintah saat ini hanya melalui dunia pendidikan akan bisa mengubah wajah sebuah bangsa.

“Bagaimana pengembangan untuk pendidikan kita, khususnya di Bali, karena tuntutan pemerintah saat ini hanya melalui dunia pendidikan akan bisa mengubah wajah sebuah bangsa. Sehingga tantangan saat ini yang ditekankan adalah bagaimana menghadirkan anak-anak yang berintegritas,” katanya.

Pada kegiatan terkait dalam rangka penyelenggaraan hari pendidikan nasional tahun 2016 yang mengambil tema Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-Cita akan dilaksanakan pemberian Bedah Rumah, Sembako, kelengkapan belajar kepada keluarga tidak mampu.

Dan puncak acara Hari Pendidikan Nasional akan diselenggarakan pada 2 Mei 2016 mendatang dengan melaksanakan upacara bendera.

“Khususnya di internal Disdikpora Provinsi Bali, kita menyisihkan sedikit apa yang kita dapatkan untuk nantinya akan digunakan dalam pemberian Bedah Rumah, Sembako, kelengkapan belajar kepada keluarga tidak mampu. Hari ini diselenggarakan gerak jalan sehat bersama dengan para siswa jenjang SMP, SMA, SMK dan para guru serta diselenggarakan juga Donor darah,” ucapnya.

Acara Jalan Sehat ditutup dengan hiburan musik dan pengundian kupon yang memperebutkan beberapa hadiah menarik. (*)

Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved