VIDEO: Bayi Umur 4 Hari Menangis Jalani Chiropractic, Dokter Ini Menuai Kontroversi
Untuk kondisi seperti yang dialami bayi tersebut, menderita kolik, seharusnya dirawat oleh dokter.
Penulis: Ida A M Sadnyari | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM – Beredarnya video chiropractic pada bayi yang diklaim menderita kolik, dilakukan oleh Dr Ian Rossborough menuai kontroversi.
Video berdurasi 6:35 menit yang diposting di YouTube pada 9 Januari 2016 lalu menampilkan bayi yang baru berusia 4 hari menangis.
Dokter Ian memegangnya dengan posisi telungkup sambil memberikan pijatan pada punggungnya.
Seorang dokter di Australia, Dr Frank Jones melancarkan serangan pada industri chiropractic secara keseluruhan, mengatakan tidak ada dasar ilmiah untuk sebagian besar praktik yang mereka lakukan.
Menurutnya, orang yang mengalami nyeri punggung bawah atau masalah jaringan lunak memang dapat memperoleh manfaat dari kunjungan ke chiropractor.
Tapi, untuk kondisi seperti yang dialami bayi tersebut, menderita kolik, seharusnya dirawat oleh dokter.
"Saya tidak berpikir mereka tahu apa yang mereka lakukan. Ini adalah bagian berbahaya," katanya.
"Tugas kita bukan hanya untuk memperoleh manfaat kesehatan yang baik bagi pasien, tapi untuk mengadvokasi mereka dan mencegah mereka dari praktek-praktek berbahaya," tambahnya.
Ketika dikonfirmasi oleh news.com.au, Dr Ian Rossborough membantah melakukan ‘crack’ pada punggung bayi.
"Siapa pun yang memahami anatomi akan mengerti bahwa tulang itu sendiri tidak pernah bisa 'crack’," katanya.
"Kami tidak 'mengobati' kolik, refluks atau penyakit tertentu lainnya. Kami hanya fokus pada fungsi alami dari sendi tubuh manusia, terutama sendi tulang belakang. Saya tidak akan pernah membiarkan atau mendukung siapa saja yang secara acak dan umumnya memanipulasi tulang belakang dari setiap orang, pada usia berapa pun, untuk alasan apapun, terutama bayi," katanya. (rebecca.sullivan@news.com.au