Luhut Panjaitan Minta Peran Desa Adat dan Desa Dinas Cegah Narkoba di Bali

Pengetatan terhadap warga pendatang menurutnya juga sangat penting, peranan kepala desa sangat penting terkait hal tersebut.

Luhut Panjaitan Minta Peran Desa Adat dan Desa Dinas Cegah Narkoba di Bali
Tribun Bali/AA Gde Putu Wahyura
Menkopolhukam, Luhut Panjaitan (kiri) kemarin seusai mengisi Seminar membangun bakti Desa III, Kampus Unud, Badung, Rabu (3/5/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Ham Republik Indonesia, Luhut Panjaitan mengatakan, saat ini Indonesia darurat narkoba.

Khusus di daerah Papua dan Jakarta termasuk daerah yang cukup parah.

Sedangkan Bali, menjadi daerah yang rawan narkoba karena merupakan tujuan wisata internasional.

“Seperti yang saya tahu di Papua Barat cukup parah, DKI Jakarta. Kalau di Bali juga rawan, karena Bali juga menjadi tujuan wisata internasional. Apalagi bebas visa sekarang kita semua harus bersinergi melawan itu,” jelasnya di Badung, Rabu (3/5/2016) kemarin.

Untuk itu, ia meminta peran desa untuk ikut menekan bahaya narkoba.

“Saya pikir peran desa, baik desa adat dan desa dinas karena banyak wisatawan di Bali. Ini perlu diperketat masalah narkoba ini, super penting untuk diatasi,” tegas purnawirawan TNI bintang empat ini.

Pengetatan terhadap warga pendatang menurutnya juga sangat penting, peranan kepala desa sangat penting terkait hal tersebut.

Dengan Indonesia darurat narkoba, maka di pemerintahan Joko Widodo peran Badan Narkotika Nasional (BNN) ditingkatkan menjadi setingkat menteri.

Ini tidak lain untuk memudahkan koordinasi dan penindakan dari BNN itu sendiri. (*)

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved