Ini Kriteria Calon Ketua Umum Golkar Versi DPD Bali

Kriteria calon ketua umum yang akan dipilih pemilik suara dari Partai Golkar Bali adalah kandidat yang sudah teruji loyal kepada partai dan...

Ini Kriteria Calon Ketua Umum Golkar Versi DPD Bali
KOMPAS/LASTI KURNIA
Banner bergambar Ketua Umum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Agung Laksono (tengah) dipasang bersama banner empat calon Ketua Umum Golkar yang diusung Kosgoro, yaitu (dari kiri) Syahrul Yasin Limpo, Airlangga Hartanto, Setya Novanto, dan Idrus Marham, di luar ruangan acara Musyawarah Pimpinan Nasional (Mupimnas) III Kosgoro Tahun 2016 di Ancol, Jakarta, Sabtu (27/2). Keempat calon itu akan memperebutkan posisi Ketua Umum Golkar pada Musyawarah Nasional Golkar. 

TRIBUN-BALI.com, DENPASAR - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bali dan DPD Kabupaten se-Bali adalah pihak yang memiliki hak suara pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar, yang akan digelar di Denpasar, 15-17 Mei mendatang.

Keputusan akhir calon ketua umum akan dipilih pada detik-detik pemilihan nanti.

Menurut informasi yang diterima, penetuan calon ketua umum yang akan dipilih Partai Golkar DPD I dan DPD II se-Bali akan ditentukan setelah sosialisasi calon ketua umum zona Bali 12 Mei mendatang.

Saat itu, semua calon akan hadir untuk sosialisasi program, visi dan misinya.

”Sampai saat ini, belum menentukan pilihan,” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Bali I Nyoman Sugawa Korry, saat dihubungi melalui sambungan telepon, di Denpasar, Bali, Jumat (6/5/2016).

(Baca Juga: JK ke Bali Bukan Untuk Mengatur-atur Munaslub Golkar!)

Partati Golkar Bali terbuka untuk semua calon ketua umum untuk datang sosialisasi ke Bali.

Pada saat-saat penentuan pilihan sudah tentu akan diberikan pada salah satu kandidat yang sudah mendaftar.

“Pasti yang kami pilih adalah yang paling layak dipilih,” katanya.

Kriteria calon ketua umum yang akan dipilih pemilik suara dari Partai Golkar Bali adalah kandidat yang sudah teruji loyal kepada partai dan berkomitmen membangun partai dari bawah dan memiliki kemampuan intelektualitas yang mumpuni.

“Terpenting lagi, tidak feodalis,” tegasnya.

Sementar itu terkait persiapan, Partai Golkar Bali sudah siap melaksanakan Munaslub mendatang.

Meski jadwal sempat berubah ubah dan terahir diputuskan dimulai 15 Mei karena menyesuaikan jadwal Presiden Joko Widodo, panitia daerah sudah melakukan persiapan, termasuk menyediakan penginapan untuk para peserta.

“Persiapan sudah seratus persen, tinggal menuggu jadwal pelasanaan Munaslub,” kata Ketua Bidang Infokom DPD Partai Golkar Bali Yus Prianta Sudibya. (*)

Penulis: Ragil Armando
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved