Pelaku Jambret WN Belanda di Legian Kuta Diringkus, Ngaku Tak Sadar Ketika Beraksi!

Tersangka diringkus berdasarkan informasi dari masyarakat

Pelaku Jambret WN Belanda di Legian Kuta Diringkus, Ngaku Tak Sadar Ketika Beraksi!
Tribun Bali/I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Kepolisian Sektor Kuta meringkus seorang tersangka penjambretan, Andy Arista (20), yang beraksi di sekitar Jalan Pattimura, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Gusti Agung Bagus Angga Putra

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Kepolisian Sektor Kuta meringkus seorang tersangka penjambretan, Andy Arista (20), yang beraksi di sekitar Jalan Pattimura, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung.

Tersangka diringkus lantaran telah menjambret tas milik Marieke Burama, seorang WN Belanda pada Rabu (4/5/2016) lalu.

Tersangka diringkus berdasarkan informasi dari masyarakat.

Ciri-ciri tersangka diketahui setelah polisi menanyai beberapa saksi termasuk petugas keamanan adat (pecalang).

Berbekal informasi tersebut, Tim Opsnal Polsek Kuta kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku.

”Tersangka kita tangkap di Jalan Majapahit yang jaraknya sekitar 1-2 kilometer dari lokasi kejadian, Tim Opsnal melihat ada laki-laki dengan ciri-ciri yang dimaksud sedang melintas. Dari sana tim kemudian melakukan pengejaran dan menghentikannya. Setelah kita geledah badannya, ditemukan barang-barang yang diduga milik korban," kata Kapolsek Kuta, Kompol I Wayan Semara, Senin (9/5/2016). 

Dihadapan penyidik, Andre yang tidak memiliki pekerjaan ini mengaku baru pertama kali menjambret.

Saat melakukan aksinya, Andre mengaku dalam kondisi mabuk dan tidak sadar.

"Masih kita dalami apakah dia memang terkait dengan sindikat penjahat yang sasarannya bule atau gimana. Tapi dari keterangannya, dia mengaku baru pertama kali menjambret. Sementara ini dia diketahui beraksi seorang diri. Tidak dengan komplotan," imbuh Semara

Dari tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti diantaranya satu unit sepeda motor Honda Beat, satu buah dompet warna hitam, satu unit iPhone 4, dan uang tunai sebesar Rp 3 Juta.(*)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved