Amokrane Sabet Tewas Ditembak di Bali

Keluarga Sudiarta : Maaf Pak Kapolda, Saya Ingin Mempertanyakan SOP Penangkapan Amokrane

Sudiarta tewas ditikam ketika menjalankan tugasnya

Keluarga Sudiarta : Maaf Pak Kapolda, Saya Ingin Mempertanyakan SOP Penangkapan Amokrane
Tribun Bali/Rizal Fanany
Kapolda Bali, Irjen Sugeng Priyanto 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kapolda Bali, Irjen Pol Sugeng Priyanto, beserta jajarannya mengunjungi rumah duka Brigadir AA Putu Sudiarta di Jalan Gunung Talang II, Jumat (13/5/2016).

Sudiarta tewas ditikam ketika menjalankan tugasnya, Senin (2/5/2016) lalu.

"Saya selaku pimpinan Polda Bali datang untuk menyampaikan ungkapan duka cita dan memberikan bantuan semampu kami untuk keperluan keluarga almarhum," ujar Sugeng Priyanto.

Salah satu keluarga almarhum yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, AA Ketut Asmara Putra menyampaikan  terima kasih dan beberapa pertanyaan kepada Kapolda Bali.

“Mohon maaf sekali Pak Kapolda, saya ingin mempertanyakan  kronologi atau SOP penangkapan Amokrane apakah sudah sesuai prosedur atau bagaimana?” tanya Asmara Putra.

Kapolda Sugeng menjawab pihaknya mengevaluasi kejadian itu, apabila nanti ditemukan ada kesalahan prosedur, SOP, dan lainnya akan diberi tindakan.

“Propam Mabes Polri sedang periksa anggota yang terlibat di lapangan waktu itu. Jika benar terjadi pelanggaran SOP, ada sanksinya,” ujarnya.

Pengabenan jenazah Sudiarta  dilaksanakan  23 Mei mendatang.

Sementara jenazah Amokrane Sabet telah diterbangkan ke Aljazair, Jumat (13/5/2016), untuk dimakamkan. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved