Munaslub Golkar di Bali

Inilah Setya Novanto, Ketua Baru Partai Golkar Yang Sarat Kontroversi

Sosok Setnov dikenal sebagai tokoh Golkar yang penuh liku dalam karir politiknya.

Tribun Lampung
Ketua DPR RI Setya Novanto meninggalkan Wisma Negara setelah menemui Kepala Staf Kepresidenan Luhut Pandjaitan, Jakarta, Kamis (15/1/2015). 

Laporan wartawan Kompas.com, Sabrina Asril

TRIBUN-BALI.COM,JAKARTA - Setya Novanto (Setnov) resmi terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk periode lima tahun mendatang.

Setnov terpilih setelah pesaingnya Ade Komaruddin (Akom) mundur untuk melanjutkan pertarungan di putaran kedua dalam Munaslub Golkar yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali.

Sosok Setnov dikenal sebagai tokoh Golkar yang penuh liku dalam karir politiknya.

Mundur sebagai Ketua DPR sebelum diputuskan oleh Mahkamah Kehormatan MKD DPR setelah sebelumnya dilaporkan oleh Menteri ESDM Sudirman Said.

Kasus ini kemudian dikenal dengan kasus Papa Minta Saham.

Beberapa pihak kemudian menjuluki Setya Novanto sebagai toko "The Untouchable" karena segala tuduhan yang dialamatkan kepadanya, sama sekali belum dinyatakan bersalah.

Dalam kasus Papa Minta Saham, kasus yang begitu menyita perhatian publik, sampai Presiden Jokowi, pun angkat bicara.

"Saya tidak apa-apa dibilang Presiden gila, sarap, koppig tidak apa. Tetapi kalau sudah dibilang mencatut, meminta saham, itu yang tidak bisa," ungkap Jokowi dengan nada tinggi di Istana Merdeka, Senin (7/12/2015) akhir tahun kemarin.

Novanto juga sering bolak-balik ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi karena namanya disebut dalam berbagai kasus, seperti korupsi e-KTP, suap Ketua MK Akil Mochtar, hingga kasus PON Riau.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved