Wisatawan Terapung Di Tengah Laut Saat Ombak Di Pesisir Pantai Kuta Mengganas

Mereka bukanlah menikmati deburan ombak dalam permainan surfing, namun terjebak di tengah laut.

Wisatawan Terapung Di Tengah Laut Saat Ombak Di Pesisir Pantai Kuta Mengganas
Tribun Bali / I Wayan Eri Gunarta
Ombak mengganas di Pantai Batu Bolong merusakkan empat warung patok di pantai itu, Senin (6/6/2016), pukul 09.00 Wita. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Beberapa pedagang di Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kuta Utara, Bali, tampak panik, Senin (6/6/2016), pukul 11.30 Wita.

Pasalnya, gelombang air laut yang menerjang pesisir pantai setempat semakin ganas dari hari sebelumnya.

Dampaknya, empat warung patok beserta barang dagangannya rusak dihempas.

(Rilis BMKG Hari Ini : Potensi Gelombang Air Pasang 4 Meter di Pesisir Pantai Bali Selatan)

Dari total 13 warung patok yang berjualan sejauh 10 meter dari bibir Pantai Batu Bolong, hanya tiga warung yang buka.

Empat warung rusak diterjang ombak, sisanya ditutup.

(BMKG Ingatkan Untuk Berhati-Hati Saat Beraktivitas di Pantai Pada Waktu Ini)

“Ombak besar sudah terjadi sejak dua minggu lebih. Tapi baru membahayakan sejak tiga hari ini. Hari ini paling besar. Empat warung rusak diterjang ombak. Sebagian besar pedagang tidak jualan karena takut terseret ombak,” ujar Jainul (32), seorang pedagang.

Jainul sendiri mengaku takut untuk berdagang.

Namun dia tidak memiliki pilihan lain karena bos menyuruhnya tetap berjualan.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved