Breaking News:

“Kok Bisa Anak Orang Yang Kaya Dapat Beasiswa?”

Siswa penerima beasiswa itu diminta untuk menyumbangkan sebagian uang beasiswa itu kepada pihak sekolah.

Tribun Bali / Lugas Wicaksono
Jro Ketut Dastra (kiri) bersama anak ketiganya, I Komang Pande Widiarta (kanan) menunjukkan KIP, KIS dan KKS yang dimiliknya di rumahnya Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Buleleng, Bali, Jumat (10/6/2016). 

Namun meski memiliki KIP, anaknya justru tidak menerima beasiswa PIP.

Kepala Sekolah SDN 1 Suwug, I Wayan Suwetha mengatakan, beasiswa PIP ini diberikan Kementerian Pendidikan RI tanpa usulan dari pihak sekolah.

“Kebetulan anak beliau ini tidak masuk dalam penerima PIP, nah ini kan tanpa usulan, muncul dengan sendirinya dari pemerintah pusat. Kebetulan nama anak Ketut Dastra tidak ada di sini,” ungkapnya.

Siswa penerima beasiswa ini sebanyak 109 orang dari 141 siswa di sekolah ini.

12 siswa tidak mendapatkan beasiswa, dan 20 siswa kelas I tidak mendapatkan beasiswa ini karena belum dianggarkan.

Pencarian beasiswa ini sudah sejak Kamis (9/6/2016) lalu, sekolah ini mendapatkan total Rp 49.050.000 dan satu siswa penerima menerima Rp 450 ribu.

“Kita juga tidak tahu diperuntukkan siswa yang bagiamana, tiba-tiba muncul data seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu, selama ini Widiarta setiap tahunnya menerima beasiswa Kartu Perlindungan Sosial (KPS) Rp 450 ribu, dan Beasiswa Siswa Miskin (BSM) Rp 620 ribu dari Pemprov Bali.

“Sekolah juga setiap siswa tidak kami kenakan biaya apapun,” katanya.

Namun penerima beasiswa PIP ini diminta sekolah untuk memberikan sumbangan ke sekolah.

Sumbangan ini menurutnya untuk membantu 12 siswa yang tidak mendapatkan beasiswa ini dan untuk biaya konsumsi pertemuan saat pengambilan beasiswa oleh wali murid kemarin. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved