Polisi Klungkung Perkosa Gadis 17 Tahun

Dicabuli Bertahun-Tahun, BW Trauma Dan Ditemukan Luka Di Organ Dalam Tubuhnya

Saat ditanya apakah BW pernah hamil, aktivis perempuan ini menyampaikan jika BW

Dicabuli Bertahun-Tahun, BW Trauma Dan Ditemukan Luka Di Organ Dalam Tubuhnya
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ketua KPPA Bali, Ni Nyoman Suparni (kiri), mendampingi BW (17), korban pencabulan oknum polisi, saat akan menjalani pemeriksaan di Mapolda Bali, Denpasar, Selasa (14/6/2016). Korban bersama pendamping membawa sejumlah barang bukti. 

TRIBUN-BALI.COM - BW (17), korban pencabulan oleh oknum polisi Polres Klungkung, Bali, Jumat (17/6/2016) siang, mendatangi RS Trijata Polda Bali di Denpasar.

BW yang datang didampingi kuasa hukumnya dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar, Siti Sapurah.

“Agenda siang ini adalah visum lanjutan untuk kandungan dan pemeriksaan lainnya yang di dalam. Karena waktu pertama hari Senin kemarin hanya diambil pemeriksaan luar,” jelas Siti Sapurah kepada awak media.

Siti Sapurah menambahkan, ini merupakan visum kedua yang dijalani oleh BW.

Kali ini yang kedua lebih kepada visum bagian organ dalam dan kandungan rahimnya.

Dicabuli Bertahun-Tahun, BW Trauma Dan Ditemukan Luka Di Organ Dalam Tubuhnya

"Untuk hasil visum sebelumnya, ditemukan tanda menyerupai bekas alat kelamin seperti orang dewasa," ungkap Siti Sapurah, yang akrab disapa Ipung.

Saat ditanya apakah BW pernah hamil, aktivis perempuan ini menyampaikan jika BW belum pernah hamil.

“Hampir setiap bulan korban diberikan obat memperlancar haid,” tegasnya.

Adapun BW tak memberikan komentar apapun kepada awak media.

Wanita yang hanya tamatan SD ini masih merasakan syok dan trauma dengan aksi bejat Aiptu Ketut Ardana yang sekarang telah ditetapkan sebagai tersangka pencabulan. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved