Dua Anggota Pol PP Jembrana Jalani Tiga Kali Tes Urine, Ini Hasilnya

Ratusan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana tes urine, Jumat (17/6/2016).

Dua Anggota Pol PP Jembrana Jalani Tiga Kali Tes Urine, Ini Hasilnya
Tribun Bali/ I Gede Jaka Santhosa
Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan saat memimpin tes urine terhadap ratusan anggota Pol PP Kabupaten Jembrana di Gedung Dr Ir Soekarno, Jumat (17/6/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Ratusan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana tes urine, Jumat (17/6/2016).

Dari tes urine dadakan yang dipimpin Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan yang juga sekaligus Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Jembrana ini menemukan dua oknum anggota Pol PP diduga positif menggunakan narkoba.

Pantauan Tribun Bali kemarin, tes urine dadakan ini berlangsung di Gedung Dr Ir Soekarno.

Dari 146 personel Pol PP Kabupaten Jembrana, 130 personel menjalani tes urine.

Sedangkan, 16 personel sisanya dijadwalkan akan menyusul.

Kembang mengatakan, awalnya ratusan anggota Pol PP dikumpulkan hanya untuk diberikan pengarahan.

Namun, setelah memberikan pengarahan, pihaknya kemudian melangsungkan tes urine dadakan.

“Tes urine ini sengaja dilakukan mendadak untuk menjawab keraguan publik terhadap kredibilitas terhadap anggota Pol PP Kabupaten Jembrana,” terangnya.

“Ini juga untuk menjaga komitmen Pemkab Jembrana dalam menghadapi bahaya Narkoba di Kabupaten Jembrana ini,” tandas Kembang.

Berdasarkan hasil tes urine dari 130 anggota Pol PP yang tes urine, terdapat dua oknum anggota diduga positif menggunakan narkoba.

Kedua oknum anggota tersebut harus dites ulang hingga tiga kali.

Pasalnya, hasil tes menunjukkan ada kandungan zat lain yang diindikasikan sebagai narkoba.

Kepala Sat Pol PP Kabupaten Jembrana, I Gusti Ngurah Rai Budhi membantah terdapat dua oknum anggotanya yang terlibat dalam pemakaian narkoba.

Menurutnya, kandungan zat lain yang dicurigai sebagai narkoba dalam hasil tes urine anggotanya tersebut didapat lantaran keduanya yang sempat minum obat sebelum pelaksanaan tes urine.

“Itu bukan memakai narkoba. Anggota saya sempat minum obat sejenis ponstan sebelum tes. Tapi tes terakhirnya menunjukkan hasilnya negatif,” jelas Rai Budhi. (*)

Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved