Dewa Saraf Sakit Hati Temannya Dibunuh, Artawan Jadi Sasaran di Batuan Bali!
Perencanaan hingga penyiapan sajam dilakukan oleh Dewa Saraf
Penulis: I Putu Darmendra | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Setelah ditangkap pada Rabu (22/6/2016) pukul 15.30 Wita di Hotel Baru Indah, jalan Yos Sudarso, Banyuwangi, DS alias Dewa Saraf akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan, Kamis (23/6).
(Mengejutkan, Dewa Artawan Korban Pembunuhan Sadis Ternyata Target Acak)
Pria bernama lengkap Sewa Putu Ngurah ini langsung ditahan di Polres Gianyar pasca gelar perkara.
(Dewa Saraf Cs Akui Intai Saat Rombongan Melayat, Petaka Ketika Artawan Keluar Rombongan!)
"Dewa Saraf sudah ditetapkan menjadi tersangka. Kita juga sudah terbitkan surat perintah penahanan," ujar Kapolres Gianyar, AKBP Waluya kepada Tribun Bali, Kamis (23/6/2016).
Waluya mengatakan, penahanan dilakukan atas dasar pertimbangan alat bukti yang sudah mencukupi. Selain itu, keterangan dari para tersangka lainnya serta saksi-saksi juga mendukung. Terlebih dalam kasus ini, Dewa Saraf selalu disebut-sebut oleh para tersangka sebagai otak perencana.
(Dewa Saraf Cs Dihadapkan Pasal Pembunuhan Berencana, Artawan Bukan Target Dewa Saraf!)
"Alat bukti sudah ada dan cukup, keterangan mendukung. Namun masih dikembangkan karena ada sejumlah DPO yang belum tertangkap," ungkapnya.
Motif pembunuhan bengis yang terjadi di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Sukawati itu kini terungkap perlahan.
Kapolres mengatakan, sakit hati yang dirasakan Dewa Saraf memicunya untuk melancarkan aksi balas dendam.
"Motifnya balas dendam karena kelompoknya ada yang menjadi korban saat bentrok ormas sebelumnya," ungkap Waluya.
Dewa Saraf membenarkan pengakuan para tersangka lainnya bahwa dia yang merencanakan, menyiapkan alat sampai menyuruh kelompoknya turun dari mobil untuk mengejar dan menghabisi nyawa Artawan.
"Dari Dewa Saraf sendiri seperti apa yang disampaikan teman-temannya, dia membenarkan semuanya bahwa dia yang merencanakan, menyuruh melakukan, menyiapkan alat juga. Pengakuannya itu," ungkap Waluya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ormas_20160624_163952.jpg)