Dugaan Pencabulan Gadis SD di Klungkung, Sang Istri Pasrah Suaminya Ditahan

Wanita yang bekerja sebagai buruh serabutan ini mempertanyakan nasib suaminya Nengah Suwena yang ditangkap polisi dari Unit Reskrim Polres Klungkung

Dugaan Pencabulan Gadis SD di Klungkung, Sang Istri Pasrah Suaminya Ditahan
Pojok Satu
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Ni Ketut Susun (35) tidak dapat menyembunyikan kesedihannya ketika ditemui di kediamannya yang sederhana di sebuah desa terpencil di Klungkung.

Mata Ketut Susun seketika berkaca-kaca.

Wanita yang bekerja sebagai buruh serabutan ini mempertanyakan nasib suaminya Nengah Suwena yang ditangkap polisi dari Unit Reskrim Polres Klungkung, Kamis (23/6/2016).

Penangkapan terhadap Nengah Suwena dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara Polres Klungkung pada Rabu (22/6/2016).

Dari gelar perkara tersebut, penyidik memiliki cukup bukti bahwa bapak dari 2 anak ini diduga kuat melakukan tindakan asusila terhadap YY (12), anak di bawah umur yang tidak lain adalah keponakannya sendiri.

"Saya cuma bisa pasrah, saya tidak tahu apa-apa. Saya cuma khawatir suami saya dibui," ujar Ketut Susun sembari meneteskan air matanya.

Ketut Susun menceritakan, Kamis pagi (23/6/2016) sekitar pukul 08.00 Wita, ia dan kerabatnya dikagetkan oleh kedatangan 5 orang petugas kepolisian.

Polisi tersebut datang dan langsung menunjukkan surat perintah penangkapan.

Ketut Susun yang ketika itu sedang memasak di dapur, langsung terburu-buru menghampiri polisi.

Betapa kagetnya ibu dari dua anak ini ketika diminta menandatangani surat perintah penangkapan terhadap suaminya.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved