Pencabul Anak Divonis 9 Tahun Penjara, Ipung : Putusan Yang Manis

Dia berharap kedepannya hakim lebih berani menjatuhkan hukuman terhadap para predator seks anak-anak.

Pencabul Anak Divonis 9 Tahun Penjara, Ipung : Putusan Yang Manis
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
I Ketut Resep saat menjalani sidang vonis kasus pelecehan dan persetubuhan anak dibawah umur di PN Denpasar, Bali, Selasa (28/6/2016). I Ketut Resep divonis 9 tahun penjara dan denda 60 juta subsider 6 bulan kurungan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Ketut Resep (23) hanya menundukan kepala saat majelis hakim menjatuhkan hujuman 9 tahun penjara atas kasus persetubuhan dengan anak dibawah umur, Selasa (28/6/2016).

Putusan ini adalah vonis tertinggi sejak 2005, aktivis perlindungan anak Siti Sapura mengapresiasi.

Dia berharap kedepannya hakim lebih berani menjatuhkan hukuman terhadap para predator seks anak-anak.

Siti Sapura kemarin mengapresiasi putusan majelis hakim pimpinan Ni Made Purnami.

Menurut perempuan yang akrab disapa Ipung yang juga sebagai pendamping hukum P2TP2A Denpasar ini, selama mendampingi korban, inilah putusan paling tinggi.

"Ini luar biasa, majelis hakim menjatuhkan putusan sama dengan tuntutan jaksa dan menaikan hukuman subsidernya. Saya mengapresiasi langkah majelis hakim, dan putusan ini paling tinggi untuk kasus pelecehan dan persetubuhan anak.ari tahun 2005, saya mengawal kasus pelecehan, ini yang paling tinggi putusannya," ujarnya.

Vonis yang dijatuhkan kepada pelaku pencabulan dan kekerasan terhadap anak biasanya satu atau dua tahun, dan paling tinggi sejak 2005 adalah 7 tahun penjara.

“Ini putusan paling manis,” urainya. Dia berharap kedepan jaksa atau hakim yang menangani kasus pelecehan anak bisa memberikan rasa keadilan kepada korban dan berani memutus dengan hukum tinggi.

“Harus lebih berani,” pintanya.

Meskipun hukuman tinggi, rasa keadilan korban dan keluarganya tidak sepenuhnya bisa terobati.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved