Jelang PON XIX Jabar
Hasil Evaluasi Tim Futsal Bali Butuh Satu Kali Laga Ujicoba
Rencana ikut opsi untuk mengikuti Prematory Match yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar (PB) PON di Bandung,
Penulis: Ady Sucipto | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim futsal PON Bali masih membutuhkan satu kali lagi laga ujicoba untuk menggembleng fisik dan mental para pemainnya sebelum sentralisasi atlet PON Bali pada 25 Juli 2016 dimulai.
Memetik dua kali hasil negatif dilaga uji coba melawan tim Vamos dan Mataram FC di NTB beberapa waktu lalu, tim besutan Coach Kocet Sugiartha dinilai masih lemah dalam daya tahan fisik dan mental pemainnya.
“Evaluasi secara permainan dan kerjasama tim sudah cukup baik, namun kondisi mental dan fisik ini yang perlu dibenahi. Dua kali kekalahan kemarin kita lemah di dua hal itu, makanya tim kita butuh laga ujicoba lagi,” kata Ketua AFP Bali, Komang Mahendra Wistawan di Meazza Futsal, Denpasar, Rabu (29/6/2016).
Wistawan mengatakan, opsi untuk mengikuti Prematory Match yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar (PB) PON di Bandung, Jawa Barat pada awal Juli mendatang menjadi target utamanya kini.
Selain untuk peningkatan kualitas permainan dan mental tim, para pemainnya butuh jam terbang dan pengalaman untuk mengasah skill dalam menyusun serangan dan strategi pertahanan yang solid.
“Yang paling dekat prematory macth yang siap kita ikuti, karena itu sebelum TC pelatda berlangsung. Tapi tetap nanti kita komunikasikan lagi kepada KONI Bali,” tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pon-futsal-30062016_20160630_180626.jpg)