Pelayanan PDAM Karangasem Tak Maksimal, Ini yang Dilakukan Bupati

Bupati Mas Sumatri mengakui bahwa pelayanan PDAM sebelumnya memang belum maksimal.

Pelayanan PDAM Karangasem Tak Maksimal, Ini yang Dilakukan Bupati
istimewa
Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri memimpin rapat Dewan Pengawas PDAM yang baru, di kantor Bupati di Amlapura, Karangasem, Bali, Kamis (30/6/2016). 

TRIBUN-BALI.com, AMLAPURA - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menunjuk dewan pengawas baru PDAM untuk Periode 2016/2019 setelah Bupati menerima surat pengunduran diri Dewan Pengawas PDAM periode 2014/2017 per 24 Juni 2016.

Mereka yang ditunjuk adalah I Gusti Made Singarsi sebagai Ketua Dewan Pengawas menggantikan I Gede Adnya Mulyadi, Ni Nyoman Candrawati sebagai sekretaris, I Nyoman Kuta sebagai Anggota.

Hal ini juga berdasarkan usulan dari Sekda I Gede Adnya Mulyadi beserta jajarannya, guna memenuhi struktur yang kosong.

“Mereka saya tunjuk, karena dewan pengawas sebelumnya belum habis masa waktu jabatan. Untuk lebih cepat mengisi kekosongan tersebut maka dewan pengawas yang baru saya tugaskan menggantikan dewan pengawas yang telah menyampaikan surat pengunduran dirinya,” ujar bupati wanita pertama di Karangasem ini, saat ditemui di ruang kerjanya,di Amlapura, Karangasem, Bali, Kamis (30/6/2016).

Ia mengatakan, sesuai SK Bupati, penunjukan dewan pengawas baru mulai melaksanakan tugasnya per 1 Juli 2016 yang mengacu pada Pemendagri No 2 Tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian PDAM dan UU No 5 tahun 1962 tentang Perusahaan Daerah.

“SK sedang dalam proses, yang jelas mereka harus melaksanakan tugasnya pertanggal 1 Juli besok,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bupati Mas Sumatri mengakui bahwa pelayanan PDAM sebelumnya memang belum maksimal.

Ini karena masih adanya beberapa hal yang harus diperbaiki dari sistem teknis, seperti masih adanya kebocoran yang sedang ditelusuri.

Ia berharap masyarakat Karangasem bersabar menunggu proses perbaikan yang telah diusahakan oleh pemerintah daerah.

Salah satunya, pemerintah daerah bersama PDAM yang kini dipimpin oleh Pjs Direktur Gusti Lanang Oka telah mencoba berdiskusi dengan beberapa tokoh desa dan masyarakat mengenai sumber air yang bisa dimanfaatkan lebih optimal guna memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Karangasem.

Bupati meminta semua bisa menjaga aset yang ada, kerena PDAM ini adalah salah satu sumber pendapatan asli daerah, maka peran badan pengawas ini sangat besar dalam mengelola organisasi ini.

“Saya inginkan ketiganya harus bekerja dengan ihklas dan baik dalam mengelola organisasi karena PDAM ini tidak mencari keuntungan, tapi bagaimana caranya bisa melayani masyarakat dengan baik agar air ini dapat dinikmati oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya,” harap Bupati. (*)

Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved