Tragis! Yuda Dikeroyok 30 Remaja di Kebo Iwa Denpasar, Puluhan Pukulan Tak Terelakan

Nyoman Sri Maryani terlihat geram saat menjelaskan kondisi putranya

Tragis! Yuda Dikeroyok 30 Remaja di Kebo Iwa Denpasar, Puluhan Pukulan Tak Terelakan
TRIBUN BALI/SARAH VANESSA BONA
Nyoman Sri Maryani sedang menemani anaknya, Yuda Cahya Diputra, yang menjadi korban pengeroyokan sejumlah pemuda, di IGD RSUP Sanglah, Minggu (3/7/2016) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Sarah Vanessa Bona

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nyoman Sri Maryani terlihat geram saat menjelaskan kondisi putranya, Yuda Cahya Diputra (24) yang terbaring lemah di bangsal Instalasi Gawat Darurat (IGD)RSUP Sanglah Denpasar, Minggu (3/7/2016) siang.

(Korban Geng Motor Kembali Berjatuhan di Denpasar, Gusti Agung Bersimbah Darah Hingga Cedera Kepala Berat!)

Ia mengaku sangat marah mengetahui Yuda menjadi korban pengeroyokan oleh segerombolan pemuda yang diduga geng motor pada dini hari sekitar pukul 04.00 WITA di Jalan Kebo Iwa Denpasar.

(Dikeroyok 30 Pemuda di Kebo Iwa Denpasar, Rahang Yuda Bergeser Hingga Ditikam Pisau Dapur!)

Peristiwa itu berawal ketika Yuda usai mengisi bahan bakar motornya di SPBU.

Saat itu, Yuda merasa dipanggil oleh seseorang dari kejauhan.

Pemuda yang tinggal di Jalan Gunung Agung Gang Yamuna III No 9 itu mengira temannya yang memanggil dan memutar arah motor menghampiri gerombolan pemuda itu.

(Terenyuh, Berencana Bantu Ibunya Jual Kelapa Parut, Yuda Malah Dikeroyok Hingga Ditikam!)

Baru saja mendekati mereka, sekelompok pemuda  yang berjumlah sekitar 30 orang itu tiba-tiba menghampiri Yuda.

Mereka langsung menghujani pukulan pada Yuda secara membabi buta tanpa alasan yang jelas.

Yuda yang hanya seorang diri pun tak mampu menahan pukulan bertubi-tubi itu dan jatuh tersungkur ke aspal jalanan.

Teriakan seorang warga yang kebetulan melintas membuat segerombolan pemuda itu langsung kabur meninggalkan Yuda yang tergeletak lemas di jalan.

Yuda kemudian dibawa ke RSUD Wangaya agar segera mendapat pertolongan.

Ia kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan perawatan yang lebih optimal.

Maryani mengatakan belum sempat melapor ke pihak kepolisian karena masih menemani sang anak di rumah sakit.(*)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved