Breaking News:

Nestapa Yuda, Sempat Dilarang Isi Bensin Malah Jadi Korban Pengeroyokan

Yuda selalu membantunya berjualan kelapa parut di Pasar Gunung Agung.

Tribun Bali/Dwi S

Laporan Wartawan Tribun Bali, Sarah Vanessa Bona

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nyoman Sri Maryani menemani putranya, Yuda Cahya Diputra (24), yang terbaring lemah di bangsal Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Sanglah Denpasar, Bali, Minggu (3/7/2016) siang.

(Brutal, Geng Motor Keroyok Anak Penjual Kelapa Parut dengan Tusukan di Punggung)

Maryani mengaku belum sempat melapor ke pihak kepolisian terkait peristiwa pengeroyokan tersebut.

"Saya masih di sini (Sanglah, red) menemani Yuda," katanya.

Maryani masih terlihat kesal saat mengingat kejadian buruk yang menimpa anaknya.

Apalagi sang anak sangat berbakti pada orangtua.

Yuda selalu membantunya berjualan kelapa parut di Pasar Gunung Agung.

Pemuda 24 tahun itu setiap hari bangun pagi untuk membantu memarut kelapa.

Pagi hari itu saat mengisi bensin, Yuda juga sudah bersiap untuk membantu ibunya ke pasar.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved