Simpati Terus Mengalir, Bantuan Lunasi Tunggakan RS dan Penguburan Bayi Tanpa Anus

Apalagi, mereka masih berutang hampir Rp 8 juta kepada RSUP Sanglah untuk biaya pengobatan dan perawatan anaknya selama sekitar dua bulan

Simpati Terus Mengalir, Bantuan Lunasi Tunggakan RS dan Penguburan Bayi Tanpa Anus
Tribun Bali/Saiful Rohim
Keluarga Sujana mempersiapkan banten untuk penguburan anaknya di rumahnya di Banjar Yeh Kori, Desa Jungutan, Bebandem, Karangasem, Minggu (3/7/2016). Bantuan mulai mengalir kepada keluarga Sujana yang kehilangan anaknya 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA – I Wayan Sujana (45) terharu dengan simpati yang ditunjukkan warga masyarakat terkait kematian bayi mereka.

(Hindari Ingkel Wong, Besok Penguburan Sederhana Jasad Bayi Tanpa Anus)

Kemarin, warga yang iba dengan akhir tragis anak ketiganya itu, sehingga jenazahnya terpaksa dibawa pulang Sujana dari Rumah Sakit Sanglah dengan naik sepeda motor selama dua jam, datang mengulurkan bantuan.

(Mukjizat, Dirut Sanglah Bebaskan Utang Orangtua Bayi Tanpa Anus Ini)

Hingga kemarin sore, ada 11 orang yang mendatangi rumah Sujana di Banjar Yeh Kori, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Kabupetan Karangasem, yang berada di dekat kaki Gunung Agung.

Mereka menyatakan belasungkawa dan memberikan bantuan dana.

“Sejak pagi, orang-orang berdatangan ke rumah. Mereka atas nama pribadi memberikan bantuan berupa uang. Ada yang seratus ribu, ada yang lima ratus ribu. Kami sangat bersyukur dan terima kasih. Bantuan itu sangat meringankan beban kami untuk biaya proses penguburan anak saya,” ujar Sujana saat ditemui Tribun Bali di rumahnya, Minggu (3/7/2016) siang.

Seperti diberitakan Tribun Bali, karena tak memiliki uang untuk sewa ambulans, Sujana dan istrinya Ni Wayan Sari (40) terpaksa membawa pulang jenazah bayinya dengan naik sepeda motor dari RSUP Sanglah, Denpasar, ke rumah mereka di Karangasem pada Sabtu (2/7/2016) sore.

Biaya untuk sewa ambulans senilai hampir Rp 1 juta tak terjangkau oleh pasangan dari keluarga miskin itu.

Apalagi, mereka masih berutang hampir Rp 8 juta kepada RSUP Sanglah untuk biaya pengobatan dan perawatan anaknya selama sekitar dua bulan di rumah sakit terbesar di Bali itu. 

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved