Breaking News:

Pesta Kesenian Bali

Ada Apa di Bantaran Sungai Art Centre? Penari Muncul di Atas Getek

Dengan kekuatannya Dewi Danu juga memohon hujan badai hingga menghanyutkan bangkai hewan itu ke laut.

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Istimewa
Penampilan Sanggar Seni Paripurna Banjar Bona Kelod Blahbatuh Gianyar, Bali yang membawakan Seni Instalasi dan Tari Kolosal Nangluk Merana menyedot perhatian pengunjung PKB ke-38, Rabu (6/7/2016). 

TRIBUN-BALI.COM , DENPASAR - Penampilan Sanggar Seni Paripurna Banjar Bona Kelod Blahbatuh Gianyar, Bali yang membawakan Seni Instalasi dan Tari Kolosal Nangluk Merana menyedot perhatian pengunjung PKB ke-38, Rabu (6/7/2016).

Membaur dengan masyarakat umum, Gubernur Made Mangku Pastika yang didampingi Ny.Ayu Pastika dan sejumlah pimpinan SKPD di Lingkungan Pemprov Bali nampak antusias menyaksikan tari kolosal yang dibawakan 200 penari mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Garapan apik seniman kawakan I Wayan Sidia ini terbilang unik karena memanfaatkan areal terbuka dan alur sungai di depan Gedung Kriya Taman Budaya sebagai lokasi pertunjukan.

Totalitas para penari yang terlibat di dalamnya mengundang decak kagum para penonton yang menjejali bantaran sungai.

Kemunculan sejumlah penari di atas getek yang mengikuti aliran sungai kerap mendapat aplause para penonton.  

Seni Instalasi dan Tari Nanggluk Merana mengambil latar belakang Gunung Batur dan Gunung Agung.

Alkisah Dewi Danu sebagai penguasa Lembah Gunung Batur senang bercocok.

Dengan dayang-dayangnya, dia menanam tumbuhan hias hingga palawija.

Pada bagian lain di sekitar Gunung Agung, Sang Hyang Putra Jaya senang memelihara hewan.

Suatu ketika hewan-hewan peliharaan Putra Jaya digembalakan hingga Lembah Gunung Batur dan memakan habis tanaman Dewi Danu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved