Breaking News:

Pria Ini Berlebaran Ditemani Sampah, Belum Berkabar ke Keluarga

Selain merayakan hari raya dengan melakukan salat Idul Fitri, ia menghabiskan waktunya dengan sampah-sampah di Taman Budaya Denpasar.

Editor: Kander Turnip
Tribun Bali/Ni Putu Vera Eryantini
Rudi Hartono, saat ditemui di depan Taman Budaya, Art Centre, Jalan Nusa Indah, Denpasar, Bali, Rabu (6/7/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Bali Ni Putu Vera Eryantini

TRIBUN-BALI.COM- DENPASAR - Rudi Hartono (45) merayakan hari Idul Fitri jauh dari keluarga.

Pria asal Jember, Jawa Timur, ini selain merayakan hari raya dengan melakukan salat Idul Fitri, ia menghabiskan waktunya dengan sampah-sampah di Taman Budaya Denpasar, Art Centre Jalan Nusa Indah, Denpasar, Bali.

"Setelah salat di Polda, saya harus langsung buru-buru ke sini. Nanti pukul 17.00 Wita lewat saya harus pergi lagi untuk salat," ujarnya kepada Tribun Bali, Rabu (6/7/2016).

Rudi yang tinggal menumpang dengan temannya mengatakan, dirinya baru sebulan di sini, untuk pulang terlalu jauh," tuturnya sambil membagi-bagi jenis sampah.

Rudi yang mengatakan bahwa dirinya hanya membantu petugas DKP Kota Dempasar mengakui bahwa dirinya tidak memiliki HP.

Sehingga ia juga belum berkabar dengan keluarganya.

"Tetapi saya sudah mengirimkan uang ke keluarga di Jawa," ujarnya.

"Nanti saya akan coba pinjam ke teman saya untuk menelpon ke rumah."

Berbicara tentang upah, ia mengakui dibayar Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu per hari.

"Sekarang harga sampah plastik murah, Rp 2.500 per kilo," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved