Breaking News:

Di Bali, Program KB Dua Anak Cukup Tidak Harus Ditaati

Jika program KB ini berjalan tentu penamaan anak ke-3 dan ke-4 lama kelamaan hilang di Bali.

Penulis: I Made Argawa | Editor: Eviera Paramita Sandi
Net
Ilustrasi KB 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Tabanan Nengah Sumerta menerangkan, di Bali semboyan program KB (Keluarga Berencana) yakni, dua anak cukup ternyata tidak harus ditaati.

Menurutnya semboyan dua anak cukup berlaku secara nasional.

Dia menyebutkan di Bali memiliki budaya menamakan anak hingga anak ke-4.

Jika program KB ini berjalan tentu penamaan anak ke-3 dan ke-4 lama kelamaan hilang di Bali.

Diakui Sumerta, jika semboyan ini dijalankan tentu penamaan anak di Bali akan berhenti sampai anak ke-2.

Tapi semboyan dua anak cukup ini merupakan himbauan pemerintah dan bukanlah kewajiban.

Menurut Sumerta, dengan program dua anak cukup, pemerintah hendak menciptakan keluarga yang berkualitas dan sejahtera. 

Meski demikian, ternyata Bali tidak dikhususkan dalam program KB dan tidak menganut semboyan empat anak cukup untuk melestarikan budaya penamaan anak tersebut.

"Secara logika jika memiliki dua anak tentu pemenuhan kebutuhannya akan lebih baik dibandingkan lebih daripada empat anak," ujarnya, (11/7/2016).

Untuk kesadaran ber KB di Tabanan menurut Sumerta cukup tinggi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved