Ketahuan Beraksi di KFC Jimbaran, Dua Oknum Intelkam Polda Bali Terancam PTDH

Propam yang sudah mengetahui kendaraan dua oknum menjemput di rumahnya. Dan diketahui mesin mobil masih panas

Ketahuan Beraksi di KFC Jimbaran, Dua Oknum Intelkam Polda Bali Terancam PTDH
net
ilustrasi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dua oknum anggota intelkam Polda Bali, Bripda Made DA anggota subdit II Intelkam Polda Bali dan Bripda I Nengah EP anggota subdit IV Intelkam Polda Bali terancam sanksi berat.

Sanskinya PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat).

Kedua oknum polisi itu diamankan Sabtu lalu (2/7/2016) karena melakukan pemerasan terhadap seorang pengedar ganja yang nominalnya mencapai Rp. 70 juta.

Kabid Propam Polda Bali, Kombespol Beny Arjanto menyatakan, bahwa mereka akan dikenakan hukuman menjalani sidang kode etik profesi Polri.

Dan hukumannya ada beberapa macam. Yang pasti akan diputuskan oleh Komisi Kode Etik Profesi Polri.

"Ada tujuh buah item hukuman. Hukuman pelaku pelanggar perbuatan tercela hingga rekomendasi PTDH," kata Beny, Selasa (12/7/2016).

Menurut Beny, selanjutnya pihaknya akan melakukan pengawasan melekat terhadap semua anggotanya.

Melakukan tindakan preventif dan langkah-langkah lainnya.

"Kami juga berterimakasih terhadap masyarakat yang mau melaporkan kejadian ini. Artinya, jika ada yang melanggar memang harus ditindak," ungkapnya.

Beny pun menegaskan, bahwa dua oknum itu meminta Rp.70 juta, kemudian ditawar oleh pengedar tersebut sebesar Rp. 40 juta.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved