Breaking News:

Perkataan Aneh Paulus Kepada Istrinya Sebelum Ditemukan Tewas Dalam Keadaan Duduk

Pria kelahiran Surabaya itu juga tak menjawab panggilan telepon Naning sewaktu dihubungi berkali-kali.

Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN BALI / SARAH VANESSA BONA
Naning Ristia (baju putih bergaris) menangis saat mendapat kabar suaminya, Paulus Pudjinarko, telah meninggal dunia di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Selasa (12/7/2016) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Naning Ristia langsung menangis tersedu-sedu sembari memeluk kerabatnya yang baru datang di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Selasa (12/7/2016).

Ibu tiga anak tersebut terisak dan mengatakan tak percaya suaminya sudah tiada.

Pramana, anak sulung mereka, juga mengira sang ayah hanya pulang terlambat dan tidak memiliki firasat apa-apa.

Sang suami, Paulus Pudjinarko, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan duduk pukul 08.30 WITA di Jalan Merdeka Raya VI No 9 Kuta Badung, Bali.

Jenazah Paulus kemudian dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik pukul 10.00 WITA. 

Naning merasa khawatir sewaktu Paulus pamit ke rumah temannya sejak pukul 19.00 WITA dan tidak kembali ke rumah ketika lewat tengah malam.

Pria kelahiran Surabaya itu juga tak menjawab panggilan telepon Naning sewaktu dihubungi berkali-kali.

Keesokan harinya ia malah mendapat informasi dari Kepolisian bahwa suaminya ditemukan dalam kondisi meninggal.

Peristiwa tersebut mengingatkan Naning akan perkataan aneh Paulus tentang rencana pendaftaran asuransi.

"Ma, ayo kita buat asuransi, nanti kalau papa meninggal, mama bisa dapat uang dari sana" ujar Naning menirukan perkatan Paulus dengan mata sembab sehabis menangis.

 Belum sempat mendaftarkan asuransi tersebut, Paulus malah pergi meninggalkan keluarganya untuk selamanya

Hasil pemeriksaan luar (PL)menyatakan  jenazah Paulus sudah meninggal kurang dari 8 hingga 12 jam sejam ditemukan. 

Tidak ditemukan adanya luka-luka atau tanda kekerasan serta indikasi penggunaan obat tertentu terhadap jenazah Paulus yang masih berpakaian lengkap.

"Kami menemukan tanda-tanda kekurangan oksigen pada jantung dan pelebaran pembuluh darah.

Belum dilakukan autopsi karena belum ada permintaan dari keluarga" ujar Kepala Bagian/SMF Kedokteran RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit (*) 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved