Selama Arus Mudik Lebaran, Jalur Mudik Jembrana ‘Makan’ Tiga Jiwa

Dari lima kasus lakalantas tersebut, dua korban diantaranya mengalami luka ringan dan tiga korban lainnya meninggal dunia (MD)

Selama Arus Mudik Lebaran, Jalur Mudik Jembrana ‘Makan’ Tiga Jiwa
TRIBUNJATENG/FAJAR EKO NUGROHO
Ilustrasi 

TRIBUN BALI.COM, NEGARA – Selama berlangsungnya arus angkutan Lebaran 2016 ini, terjadi lima kasus kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) di jalur mudik Kabupaten Jembrana.

Dari lima kasus lakalantas tersebut, dua korban diantaranya mengalami luka ringan dan tiga korban lainnya meninggal dunia (MD).

Berdasarkan data Sat Lantas Polres Jembrana, lakalantas pertama terjadi di belakang Puskesmas Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jumat (1/7/2016).

Korbannya, seorang warga setempat yakni Sely Marta Anggraeni (24) meninggal dunia di RSUD Negara setelah terlibat kecelakaan dengan kendaraan dari arah Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk di jalur arah ke Denpasar.

Lakalantas kedua terjadi di Kelurahan Gilimanuk tepatnya di depan Puskesmas Gilimanuk, Senin (4/7/2016).

Seorang pemudik asal Jember, Andik Raharjo (25) dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit setelah datang dari arah Denpasar dan menabrak Water Barrier di depan Puskesmas.

Diduga, korban kurang hati-hati dalam berkendara sehingga mengalami out of control hingga menabrak Water Barrier.

Lakalantas ketiga terjadi di jalan Desa Melaya, Banjar Melaya Tengah Kelod, Desa Melaya pada Sabtu (9/7/2016).

Seorang warga setempat, Ni Ketut Sri Dianingsih dilaporkan mengalami luka ringan setelah terlibat kecelakaan antar sepeda motor dengan warga lainnya.

Keempat, pada hari yang sama terjadi lakalantas di Km 59-60 jalan Denpasar-Gilimanuk, di Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan.

Halaman
12
Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved