Geger, Mayat Wanita dalam Tupperware Diduga Karyawati Bank Mandiri
Saksi mencari dan menemukan sebuah bungkusan besar ada di kubangan air, karena curiga saksi membawanya bungkusan ke pinggiran.
Penulis: Ida A M Sadnyari | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Penemuan sesosok jasad wanita di dalam sebuah box Tupperware di kolong tol Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa (12/7/2016) sekitar pukul 14.30 WIB lalu bikin geger.
(Tragis, Karyawati Cantik Ini Ternyata Nyambi PSK, Kencan Rp 4 Juta Sebelum Dibunuh)
Mayat tersebut ditemukan oleh Amirudin (24) dan Antoni (30), selaku satpam.
"Sebuah box Tupperware besar dibungkus plastik warna hitam diikat dengan lakban warna putih, diikat menggunakan tali rafia warna biru yang berisi mayat," tutur Kasubdit Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto, dikutip dari Tribun Jogja.
Awalnya, saksi mencium bau tidak sedap saat mereia sedang patroli, melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP).
Mereka lalu mencari dan menemukan sebuah bungkusan besar ada di kubangan air.
Merasa curiga, mereka kemudian membawa bungkusan tersebut ke pinggiran.
"Saksi membuka bungkusan itu dengan cara menyobek dan baunya sangat menyenggat didalamnya terdapat mayat manusia," kata dia.
Jasad itu dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk menjalani autopsi.
Dikutip dari Bangka Pos, pihak kepolisian sudah mengetahui identitas mayat wanita yang diduga bekerja sebagai karyawati Bank Mandiri tersebut.
Pihak kepolisian mengetahui itu dari hasil scientific investigation, salah satunya pemeriksaan sidik jari.
"Kami sekarang sedang mengkonfirmasi identitas ini ke keluarga yang kami duga sebagai keluarga korban," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti, kepada wartawan, termasuk Wartakotalive.com, Selasa (12/7/2016) malam.
Keluarga yang diduga sebagai keluarga korban sudah mengakui bahwa anak wanita mereka sudah tak pulang beberapa hari belakangan.
"Tapi ini belum bisa dipastikan, karena wajah tidak bisa dikenali," kata Krishna.
Makanya perlu identifikasi lebih lanjut seperti pemeriksaan DNA.
Hasil identitas sementara yang belum terkonfirmasi, diduga korban adalah karyawati Bank Mandiri.
Dia tinggal di Tangerang. (Tribun Jogja/Bangka Pos)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mayat-wanita_20160714_131435.jpg)