Tiga Anggota Ombudsman ‘Dipimpong’ Kadisdikmudora Tabanan, Ketua DPRD Sibuk Kondangan!

Ketiga petugas Ombudsman Wilayah Bali tidak berhasil mendapatkan surat PPDB 2016 Kabupaten Tabanan yang telah bertandatangan Bupati Eka

Tiga Anggota Ombudsman ‘Dipimpong’ Kadisdikmudora Tabanan, Ketua DPRD Sibuk Kondangan!
Tribun Bali/I Made Argawa
Tiga Anggota ORI Perwakilan menunjukkan surat edaran kesepakatan PPDB di Tabanan yang tidak bertandatangan Bupati Tabanan. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Raut wajah murung tampak dari seorang asisten Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali Ni Nyoman Sri Widhiyanti serta dua anggotanya Ida Bagus Kade Oka Mahendra dan Khairul Natanagara.

Ketiga petugas dari lembaga pemantau layanan publik itu tidak berhasil mendapatkan surat edaran nomor : 420/3574/Disdikmudora yang mengatur tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2016 Kabupaten Tabanan yang telah bertandatangan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti.

"Tadi kami cari ke kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikmudora) saat ditanya kepada staf, dibilang dibawa Kepala Dinas. Ketika dikonfirmasi kepala dinas dibilang dibawa oleh stafnya bernama Pak Dewa, ketika dikonfimasi kepada Pak Dewa, dibilang dibawa oleh kepala dinas," terang asisten Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali Ni Nyoman Sri Widhiyanti, Jumat (15/7/2016).
Dengan peristiwa itu, Sri Widhiyati bersama dua rekannya merasa ‘dipimpong’ untuk mendapatkan dokumen kesepakatan PPDB Kabupaten Tabanan yang telah ditandatangi oleh Bupati Tabanan.

Padahal dokumen itu adalah dokumen publik yang siapa saja boleh mengaksesnya.

"Yang kami dapat di sekolah adalah dokumen yang tidak berisi tandatangan, maksud kami mencari yang bertandatangan agar bisa menjadi bahan kajian resmi," ujarnya.

Sebelum datang ke Kantor Disdikmudora Tabanan, ketiga petugas dari lembaga negara yang dibentuk sejak pemerintah Presiden BJ Habibie itu sempat datang ke Kantor DPRD Tabanan.

Namun kunjungan mendadak sekitar pukul 10.30 wita itu "pocol" karena anggota dewan tidak ada sama sekali, anggota dewan Tabanan diketahui sedang Bimtek ke Jakarta dan Ketua Dewan ada kondangan ke Gianyar.

Selanjutnya ketiganya menuju ke kantor Bupati Tabanan bermaksud menemui Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, namun bupati dua periode itu juga tidak ada, begitupun dengan wakilnya I Komang Gede Sanjaya.

Kedua pimpinan daerah itu diketahui ada acara di luar kantor.

"Maksud kami ke dewan untuk berkoordinasi sebagai lembaga yang sama-sama memiliki fungsi pengawasan, hal apa yang telah dilakukan terkait dengan permasalahan PPDB di Tabanan," terang Sri Widhiyati. (*)

Penulis: I Made Argawa
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved