Breaking News:

Menurut Pastika Ada Yang Lebih Mulia Daripada Membuat Meru Tumpeng 11

Jika ada 1 orang di dalam keluarga kena narkoba maka keluarga itu akan hancur, kecuali anak itu cepat-cepat mati.

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali / AA Gde Putu Wahyura
Gubernur Bali, Made Mangku Pastika saat konpres denan Barisan Anti Narkoba (BANI) dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali di Warung Tresni, Denpasar, Bali, Jumat (22/7/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali, Made Mangku Pastika prihatin terhadap banyaknya kasus narkoba yang ada di Indonesia.

Dijelaskannya bahwa selama 1 hari ada 50 orang yang meninggal karena narkoba.

Kalau dihitung-hitung setiap 1 jam ada 2 orang lebih yang mati karena narkoba.

Oleh karena itu ia meminta agar masyarakat Bali untuk menjaga diri dan minimal keluarga, adik, kakak, dan maupun saudaranya.

“Selama kita duduk disini 7 sampai 8 orang Indonesia mati karena narkoba. Tiap 1 jam ada 2,5 orang mati karena narkoba. Setiap sehari ada 50 orang. Besok bisa saja adik, saudara, anak, sepupu, bapak. Siapa yang bisa tau itu,” jelasnya saat konpres denan Barisan Anti Narkoba (BANI) dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali di Warung Tresni, Denpasar, Bali, Jumat (22/7/2016). 

Dijelaskannya otak seseorang akan rusak karena narkoba.

Sedangkan orang juga akan gila karena narkotika.

Maka dari itu jika ada 1 orang di dalam keluarga kena narkoba maka keluarga itu akan hancur, kecuali anak itu cepat-cepat mati.

“Dia akan curi semua, minta uang terus, daun pintu dicuri, cuma BH dan celana dalam mamanya tidak bisa dijual. Maka dari itu minimal selamatkan diri sendiri baru beritahu adik, kakak, atau keluarga. Menyelamatkan manusia itu lebih mulia daripada membuat meru tumpeng solas,” jelas mantan kapolda Bali ini.

Kita ingin menyelamatkan manusia di bali dari narkoba maka harus dibuat takut akan dampak narkoba.

Kalau mereka tidak takut maka mereka akan mencoba terus untuk tahu rasa narkoba. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved