Jenazah Bule Kanada Yang Hilang di Pantai Double Six Alami Kebiruan Pada Bibir Dan Kuku

Dudut menjelaskan untuk memastikan penyebab kematian perlu dilakukan autopsi namun sampai saat ini belum ada permintaan

Jenazah Bule Kanada Yang Hilang di Pantai Double Six Alami Kebiruan Pada Bibir Dan Kuku
Istimewa
Korban bule Kanada yang ditemukan usai tenggelam semalam di Pantai Legian, Sabtu (23/7/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang mayat WNA asal Kanada ditemukan tewas tenggelam karena terseret arus pantai saat berenang di Pantai Double Six Legian, Jumat(22/7/2016)sore.

Mayat dengan identitas Andre Deziel (65) tersebut kemudian dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah menggunakan Ambulans BPBD.

Tim dokter forensik melakukan pemeriksaan luar (PL) terhadap jenazah Andre pukul 20.15 WITA dan menyebutkan waktu kematian Andre antara dua hingga dua belas jam. 

Hasil PL menunjukkan adanya luka lecet pada hidung dan memar pada dahi bagian kiri. 

Ditemukan juga tanda kekurangan oksigen dari warna kebiruan pada bibir dan kuku serta pelebaran pembuluh darah pada mata.

Keriput pada telapak tangan yang berwarna putih pucat juga menunjukkan tanda-tanda terendam dalam air.

Ketika memastikan penyebab kematian Andre, Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Dudut Rustyadi, mengatakan belum bisa memastikan karena baru hasil PL saja namun melihat tanda kekurangan oksigen bisa saja dikatakan tenggelam.

Melihat dari kondisi keriput pada tangan menunjukkan korban terendam dalam air sekitar empat hingga enam jam.

Dudut menjelaskan untuk memastikan penyebab kematian perlu dilakukan autopsi namun sampai saat ini belum ada permintaan dari keluarga jasad Andre. (*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved