Breaking News:

Bus Masuk Jurang di Jembatan Tukad Yeh Otan, Seorang Tewas Mengenaskan Pingsan Terendam Air

Toto tergencet di kemudi kendaraan selama hampir empat jam lebih dari pukul 01.45 Wita hingga sekitar pukul 06.00 Wita.

Penulis: I Made Argawa | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/I Made Argawa
Bus Pahala Kencana yang mengalami kecelakaan berada di dasar jurang di sungai Yeh Otan. Karena kejadian itu seorang supir meninggal, Minggu (24/7/2016). Dua korban yang berhasil selamat dirawat di IRD BRSUD Tabanan. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Toto Sunyoto (65) terbaring lemas di ruang Instalasi Rawat Darurat (IRD) BRSUD Tabanan, Bali, Minggu (24/7/2016).

Di kaki kanannya terpasang gips.

Sopir dari bus nahas Pahala Kencana itu berhasil selamat meski sempat tergencet hampir empat jam di dalam kemudi, sedang seorang rekannya, Didin Saepudin (48), tewas setelah mengalami cedera kepala berat.

Sopir yang beralamat di Jalan Babakan Sari III, No 196 RT 05 RW 15, Kecamatan Kiaca Condong, Bandung, Jawa Barat, ini menceritakan, peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (24/7/2016) sekitar pukul 01.45 Wita.

Awalnya bus yang dikendarainya berangkat dari Bandung menuju Benoa, Denpasar, dengan bermuatan 32 orang penumpang yang akan bekerja di kapal perintis.

Mereka berangkat dari Bandung pada Sabtu (23/7/2016) pukul 15.00 Wita dan tiba di Benoa pukul 23.00 Wita.

Belum sempat istirahat, Toto diperintahkan bosnya untuk menjemput penumpang ke Madura, Jawa Timur, untuk menuju Jakarta.

Ia pun terpaksa kembali ke Jawa malam itu juga alias PP.

Saat melintasi jembatan Tukad Yeh Otan, Selemadeg, Tabanan, Toto tidak bisa menguasai laju bus dengan nomor polisi D-7897-AJ dan hampir menabrak pembatas jembatan sebelah selatan.

Toto dengan cepat  banting setir ke kanan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved