DPRD Bali Minta Segera Cairkan Dana Hibah

Ia pun mencontohkan masih banyaknya dana hibah yang belum dicairkan.

DPRD Bali Minta Segera Cairkan Dana Hibah
Tribun Bali/AA Gde Putu Wahyura
Rapat penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) di DPRD Bali, Denpasar, Senin (25/7/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Melihat serapan anggaran Pemerintah Provinsi Bali yang masih rendah, Sekretaris Komisi III DPRD Bali, Ketut Kariasa Adnyana meminta kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk segera mencairkan anggaran untuk meminimalisasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dalam APBD 2016.

“Presiden Jokowi sudah mengatakan bahwa diskresi tidak bisa dikriminalisasi, ini agar penyerapan anggaran diserap dengan baik. Jadi agar tidak ada SiLPA dan anggaran cepat ke masyarakat,” jelas Kariasa dalam rapat penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) di DPRD Bali, Denpasar, Senin (25/7/2016).

Ia pun mencontohkan masih banyaknya dana hibah yang belum dicairkan.

Ia pun mengatakan bahwa hibah ini adalah bantuan yang langsung diberikan dan dirasakan kepada masyarakat.

“Ada SKPD yang tidak mau memproses hibah seperti di Biro Aset. Bantuan untuk desa adat dan bantuan subak cair padahal ini tujuannya sama. Jadi harus ada komitmen semua pihak,” jelas politisi asal Buleleng ini. (*)

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved