Breaking News:

Kucit Berkepala Dua di Abiansemal Badung, Warga Datang Berbondong-bondong

Fenomena unik lahirnya kucit ini sontak membuat warga Abiansemal, khususnya Banjar Juwet berbondong-bondong untuk datang ke kandang babi.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Made Masa sedang memegang bayi babi berkepala dua di kandang babi miliknya di Banjar Juwet, Abiansemal, Badung, Minggu (24/7/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Warga Banjar Juwet, Desa/Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali digegerkan lahirnya seekor kucit (anak babi) yang tak lazim, Minggu (24/7/2016).

Kucit milik Made Masa (70) ini berjenis kelamin perempuan ini lahir dengan dua kepala, tiga mata, dan hanya satu badan.

Sedangkan kakinya normal berjumlah empat.

Seorang warga Banjar Juwet, Putu Lili (14) mengatakan, terkejut dan penasaran ketika mendengar kabar itu. Ia pun segera mengajak teman-temannya datang ke tempat yang ditujukan sumber informasi.

“Saya awalnya lihat di media sosial facebook dan sangat terkejut mendengar kabar ini. Penasaran sekali ingin melihat bayi babi yang dibilang unik. Saya berbondong-bondong bersama teman saya datang ke sini (rumah pemilik babi),” ungkap Lili.

Fenomena unik lahirnya kucit ini sontak membuat warga Abiansemal, khususnya Banjar Juwet berbondong-bondong untuk datang ke kandang babi.

Informasi yang dihimpun Tribun Bali, anak babi ini lahir pada Sabtu (23/7/2016), sekitar pukul 17.00 Wita.

Selama 25 tahun, ia memelihara babi, baru kali ini melihat anak babi berkepala dua.

Mare lekad panak celeng ne metenggek dua niki, jeg mekesyeng bayun tiange (baru lahir anak babi yang berkepala dua itu, saya langsung terkejut),” ujarnya sambil menggendong bayi babi yang baru berumur sehari tersebut.

Diakuinya, ia sama sekali tidak merasakan firasat apapun sebelum dan sesudah lahirnya kucit tersebut.

Ia merasakan hal yang biasa-biasa saja tidak ada yag terlalu mencolok.

“Mungkin besok (hari ini) saya akan tunasan di balian (tanyakan di orang pintar) untuk mengetahui apakah mungkin ada tanda-tanda lain secara gaib,” ujarnya.

Hingga saat ini, bayi babi tak normal ini dipisahkan tempatnya dari sembilan saudaranya yang sedang bersama ibunya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved