Hati-hati, 5 Hari 3 Nyawa Melayang di Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk Sepanjang 43 Kilometer Ini

Sejak lima hari terkahir, tiga nyawa melayang di jalur tengkorak. Mereka yang menjadi korban adalah

Hati-hati, 5 Hari 3 Nyawa Melayang di Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk Sepanjang 43 Kilometer Ini
Istimewa
Evakuasi korban saat di TKP, Rabu (27/7/2016). Kecelakaan tersebut menyebankan seorang pengendara motor atas nama Ni Kadek Emy Utami tewas di tempat 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sejak lima hari terkahir, tiga nyawa melayang di jalur tengkorak.

Mereka yang menjadi korban adalah Didin Saepudin (48), supir Bus Pahala Kencana yang terjun ke dasar jurang, Muzammil (39) supir truk dan Ni Kadek Emy Utami (25) yang mejadi korban tabrak lari.

(Orangtua Histeris: Kadek kadek, Anak Semata Wayang Ini Tewas Mengenaskan, Kepalanya Pecah)

Jalur Bypass Denpasar-Gilimanuk yang melintasi Kabupaten Tabanan disebut jalur tengkorak karena banyak tikungan tajam, tanjakan, dan turunan sehingga sering terjadi kecelakaan sampai memakan korban jiwa.

(15 Menit Tegencet Truk, Pria Ini Tewas di Hari yang Sama dengan Anak Semata Wayang di Tabanan)

Panjang jalur tengkorak ini sekitar 43 kilometer.

Kasat Lantas Polres Tabanan AKP I Gede Eka Putra Astawa mengatakan batas jalur tengkorak terutama  dari tanjakan Banjar Penyalin Desa Samsam hingga ke wilayah Desa Selabih, Selemadeg Barat.

Meskipun telah ada beberapa shortcut, namun kecelakaan masih dominan terjadi di wilayah tersebut.  

"Kami harapkan pengemudi waspada karena jalur Desa Samsam hingga Desa Selabih tetap berbahaya, meskipun sudah ada shortcut tapi tikungan tajam, jalan menanjak dan turunan ada di wilayah tersebut," ujarnya. (*)

Penulis: I Made Argawa
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved