VIDEO: Tenda Eksekusi Roboh Disambar Petir Saat Freddy Budiman Akan Ditembak Mati!

Eksekusi mati terhadap empat orang gembong narkoba itu tetap dilakukan sekitar pukul 00.45 WIB

TRIBUN-BALI.COM- Pemerintah Indonesia telah melaksanakan eksekusi mati jilid 3 terhadap empat gembong narkoba di Lapas Nusakambangan, Jumat (29/7/2016) dini hari.

Orang pertama yang dieksekusi yaitu, Freddy Budiman (Indonesia), diikuti Seck Osmane (Nigeria), kemudian Michael Titus Igweh (Nigeria), dan ditutup dengan Humpry Ejike alias Doctor (Nigeria).

(Tenda Roboh Ketika Freddy Akan Dieksekusi, 3 Terpidana Mati Malah Menyanyi di Hadapan Regu Tembak!)

Salah satu kuasa hukum terpidana mati yang hadir saat eksekusi itu mengatakan, sebelum eksekusi mati dilakukan pada Freddy Budiman, sejumlah tenda yang akan dipakai untuk eksekusi mendadak roboh.

Namun, eksekusi tetap dilakukan sekitar pukul 00.45 WIB.

Koordinator KonstraS Benarkan Pengakuan Freddy Budiman Soal Suap Rp 450 Miliar

Koordinator KonstraS, Haris Azhar membenarkan pesan berantai berisi curhatan sekaligus testimoni terpidana mati gembong narkoba Freddy Budiman soal setoran uang miliaran rupiah bisnis narkoba ke penegak hukum hingga dugaan backing jenderal bintang 2 TNI.

Saat itu, Freddy membuat pengakuan kepadanya, dirinya telah menyetor uang sekitar Rp 450 Miliar ke BNN dan Rp90 miliar ke pejabat Mabes Polri selama beberapa tahun menjalankan bisnis penyelundupan narkoba ke dalam negeri.

"Bahkan, saya menggunakan fasilitas mobil TNI bintang dua, di mana si jenderal duduk di samping saya ketika saya menyetir mobil tersebut dari Medan sampai Jakarta dengan kondisi di bagian belakang penuh barang narkoba. Perjalanan saya aman tanpa gangguan apapun," kata Harris mengutip pengakuan Freddy sebagaimana pesan singkat yang beredar.

Ia membenarkan testimoni tersebut keluar dari mulut Freddy kepada dirinya saat berkunjung ke salah satu lapas di Pulau Nusakambangan pada medio 2014 lalu.

Halaman
1234
Penulis: Aloisius H Manggol
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved