Breaking News:

Mangku Pastika Sebut Pemakai Narkoba Belog Ajum

Dikatakannya dengan mengkonsumsi narkoba maka otaknya alan rusak yang berakibat pada hancurnya keluarganya.

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Istimewa
Gubernur Bali Made Mangku Pastika 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali, Made Mangku Pastika merasa heran terkait dengan masyarakat Bali yang mengkonsumsi narkoba.

Dikatakannya dengan mengkonsumsi narkoba maka otaknya alan rusak yang berakibat pada hancurnya keluarganya.

“Orang Bali sering Belog Ajum (bodoh dan sombong), kita aja yang bodo mau mengonsumsi barang itu (narkoba, red), udah tau merusak terus juga kita konsumsi itu. Kita ini sering belog ajum, ingin kelihatan gagah, kelihatan hebat untuk melakukan yang merusak kita,” jelas Pastika dalam Simakrama di wantilan DPRD Bali, Denpasar, Sabtu (30/7/2016).

Dikatakannya gembong narkoba yang baru dihukum mati Freddy Budiman bisa mendapatkan keuntungan berlipat-lipat dari bisnis narkoba.

Hal inilah yang sering tidak dipahami masyarakat Indonesia khususnya Bali.

“Freddy Budiman, ia mengimpor 1,4 juta butir ekstasi. Di Tiongkok harganya Rp 5.000 per butir, di sini dijual Rp 300 ribu per butir. Itulah yang harus kita ubah,” jelas mantan kepala Plh. BNN RI ini.

Ia pun mengatakan banyak orang Bali di desa yang disegani karena metajen, minum miras yang harusnya paradigma itu harus diubah.

“Di desa orang disegani sering minum, metajen, ngelah mitre (punya selingkuhan) hebat dia. Ini harus kita ubah. Mudah-mudahan gak ada yangg pakai narkoba di sini,” jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved