Breaking News:

Komang Arim Ngotot Membunuh Luh Tety karena Motif Ekonomi

Rekonstruksi yang dilakukan pada Senin (1/8/2016) kemarin untuk memperjelas motif pembunuhan tersebut.

Penulis: I Gusti Agung Bagus Angga Putra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/Rizal Fanany
Tersangka I Komang Arim Sujana saat adegan ke-27 membekap korban Ni Luh Tety Ramuna dalam rekontuksi pembunuhan di jalan Pidada, Ubung, Denpasar, Senin (1/8/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komang Arim Sujana alias Lepug (23) tetap ngotot jika kasus pembunuhan yang dilakukannya pada Ni Luh Tety Ramuna (23) di Wisma Warta Jalan Pidada XI Nomor 4 Ubung, Denpasar, Bali, murni karena faktor ekonomi, yakni tak bisa membayar.

(Sopir Taksi Atur Kencan Lepug dan Luh Tety, Maut di Adegan ke-25 Kencan Rp1,5 Juta 3 Jam)

Rekonstruksi yang dilakukan pada Senin (1/8/2016) kemarin untuk memperjelas motif pembunuhan tersebut.

"Terkait motif baru atau hubungan antara tersangka dan korban tidak ada pengakuan baru dari tersangka. Motif pembunuhannya masih sama seperti saya sampaikan dulu. Motif ekonomi," ujar Kapolsek Denbar, Kompol Wisnu Wardana ketika ditemui di lokasi rekonstruksi. 

Pada rekonstruksi ini kepolisian Denbar menyiapkan 66 adegan.

Nyatanya, dalam rekonstruksi tersebut,  harus tambal sulam adegan.

Walhasil, dari 66 adegan yang telah disiapkan, saat rekonstruksi menyusut menjadi 58 adegan yang diperagakan oleh tersangka dan juga saksi.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved