Pengedar Sabu Terjaring saat Razia SIM di Kuta, Kotak P3K Jadi Tempat Penyimpanan

Saat petugas memeriksa bagian belakang mobilnya, pria yang beralamat di Jalan Kubu Anyar Kuta ini tampak gugup dan tergesa-gesa.

Pengedar Sabu Terjaring saat Razia SIM di Kuta, Kotak P3K Jadi Tempat Penyimpanan
Istimewa
AZ (36) bersama barang yang diduga narkoba bawaannya. Pria asal Bojonegoro, Jawa Timur, ini diamankan polisi saat terjaring Giat Cipkon di depan Pura Dalem, Jalan Patih Jelantik, Banjar Legian Kelod, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, pada Senin (1/8/2016) malam 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Petugas kepolisian menangkap ZN karena kedapatan menyimpan belasan paket sabu-sabu di dalam kotak obat P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakan).

Dia terjaring razia Cipta Kondisi (Cipkon) seperti SIM dan STNK di depan Pura Dalem, Jalan Patih Jelantik, Banjar Legian Kelod, Legian, Kuta, Badung, Bali, Senin (1/8/2016).

Pelaku saat itu mengendarai mobil Xenia putih.

Penangkapan ini bermula

saat petugas menghentikan kendaraan pria asal Bojonegoro, Jawa Timur ini.

Dia diminta, turun dan diperiksa kelengkapan surat-surat izin berkendaranya seperti SIM dan STNK. 

Saat petugas memeriksa bagian belakang mobilnya, pria yang beralamat di Jalan Kubu Anyar Kuta ini tampak gugup dan tergesa-gesa.

Ia meraih tas mini belt yang diletakkan di bagian belakang mobilnya dan langsung dikenakan di pinggang.

"Petugas curiga dengan isi tas, setelah diperiksa saku celana kanan ditemukan 1 bungkus rokok berisi 2 paket sabu. Tas mini belt ditemukan satu alat hisap sabu," kata petugas yang terlibat dalam giat Cipkon itu yang enggan disebutkan namanya.

Petugas lalu memeriksa di bawah jok depan sebelah kiri bangku kemudi.

Halaman
12
Penulis: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved