Usai Putar Susu Instan, Pria Ini Kejang-Kejang Hingga Tewas di Canggu Bali

Korban terlihat mondar-mandir keluar masuk kamarnya dan langsung berjongkok dengan muka pucat

Usai Putar Susu Instan, Pria Ini Kejang-Kejang Hingga Tewas di Canggu Bali
Bangka Pos
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Seorang pria meregang nyawa di dalam sebuah  tempat tinggalnya di salah satu proyek Canggu Beach Hotel, Jalan Raya Batu Bolong, Canggu Kuta Utara, Badung, jumat (5/8/16).

Korban diketahui bernama Kasbani (67).

Rekan kerja korban, Suhardi (45) menceritakan sekitar pukul 06.00  wita, korban sempat membuat segelas susu dan sepiring mie instan di tempat kerjanya.

Namun, sebelum menyantap makanan yang dimasaknya, korban terlihat mondar-mandir keluar masuk kamarnya dan langsung berjongkok dengan muka pucat.

Melihat hal tersebut, saksi langsung mendekati korban dan memegang kepala korban agar tidak terbentur di lantai dan langsung memanggil rekan kerja lain yang kebetulan masih berada di areal proyek.

Tak lama kemudian, korban mengalami kejang-kejang dan menghembuskan nafas terakhirnya.

Korban yang berasal dari Jepara ini, telah bekerja sejak sebulan lalu ini bekerja khusus di proyek.

Usai mendapatkan laporan, petugas Polsek Kuta Utara dan unit identifikasi melakukan penyelidikan dan olah TKP.

Dari hasil penyelidikan sementara, petugas belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

Namun dari kamar korban, petugas menemukan obat dan vitamin diantaranya, Dexamethasone, Asam Mefenamat, Antangin, dan satu botol Kratingdaeng yang telah diminum.

Dari beberapa saksi yang ada di TKP menyatakan, kemungkinan korban kelelahan dimana sehari sebelumnya korban terlihat bekerja lembur dari pukul 08.00 wita pagi hingga pukul 22.00 wita.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kuta Utara, Kompol Heri Supriawan mengatakan, setelah dilakukan visum,  pihaknya menduga korban meninggal karena kelelahan.

“Setelah menjalani hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda aneh di sekujur tubuh korban yang sudah berumur 60-an tahun lebih ini. Korban meninggal karena kelelahan dan umurnya sudah tua,” kata Kompol Heri saat dikonfirmasi.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved