Tantangan Bali ke Depan, Ini Kata Pakar Marketing Hermawan Kartajaya

Pakar pemasaran kelas dunia itu mengakui bahwa upaya membangun jiwa entrepreneurship di kalangan birokrat atau ASN bukanlah hal yang mudah.

Tantangan Bali ke Depan, Ini Kata Pakar Marketing Hermawan Kartajaya
Humas Pemprov Bali
Pakar marketing, Hermawan Kartajaya berbicara di depan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan jajaran Pemprov Bali dalam rangka HUT ke-58 Pemprov Bali, di Taman Budaya, Jalan Nusa Indah, Denpasar, Bali, Sabtu (6/8/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Serangkaian memperingati Hari Jadi ke-58 Provinsi Bali, Gubernur Made Mangku Pastika secara khusus mendatangkan pakar marketing Hermawan Kartajaya untuk menggugah semangat enterpreneurship di kalangan birokrasi.

Ceramah umum yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya, Jalan Nusa Indah, Denpasar, Bali, Sabtu (6/8/2016) dan mengusung tema ‘Bali Menjual Apa, Bagaimana dan Untuk Apa?’ itu diikuti Pejabat seluruh struktural eselon I, II, III dan IV di Lingkungan Pemprov Bali.

Mengawali ceramahnya, pakar pemasaran kelas dunia itu mengakui bahwa upaya membangun jiwa entrepreneurship di kalangan birokrat atau ASN bukanlah hal yang mudah.

Menurutnya, hal itu disebabkan tiga faktor yaitu dalam dunia birokrasi tak ada saingan, tak pernah bangkrut dan tak mudah dipecat.

Namun demikian, upaya menananamkan semangat enterpreneurship tetap harus dilakukan sejalan dengan gerakan reformasi birokrasi yang diwacanakan belakangan ini.

Guna mewujudkan hal tersebut, Hermawan menegaskan perlunya gerakan perubahan yang dimulai dari level pimpinan.

Menurut dia, ada tiga prinsip enterpreneurship yang dapat diterapkan di jajaran birokrasi yaitu jeli melihat kesempatan atau peluang, berani mengambil risiko serta selalu mengedepankan semangat kerjasama.

"Kalau tidak bisa menerapkan tiga hal itu, ya saudara akan menjadi beban bagi lembaga," ujarnya.

Selain itu, pencetus teori marketing 3.0 ini juga mendorong jajaran birokrat untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas.

"Kalau belum bisa kreatif, paling tidak produktif dulu deh," tandasnya.

Halaman
123
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved