Darah 3 Siswa PGRI Denpasar Berceceran, Pergelangan Tangan Korban Langsung Ditikam Dengan Tombak!

Gerombolan tersebut berjumlah sekitar 10 orang dengan menggunakan pakaian serba hitam

Darah 3 Siswa PGRI Denpasar Berceceran, Pergelangan Tangan Korban Langsung Ditikam Dengan Tombak!
NET
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA-  Pihak kepolisian  sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut kasus penyerangan sekelompok orang dengan bersenjatakan air softgun dan tombak terhadap tiga siswa SMP PGRI 3 Denpasar, Rabu (10/8/2016) dini hari.

Kapolsek Kuta Utara, Kompol Heri Supriawan, mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan 4 orang saksi yang ada di TKP.

“Kami akan meminta keterangan dari saksi-saksi yang ada pada saat kejadian. Diantaranya, 2 orang korban, pedagang nasi jingo, dan salah satu karyawan Alfamart,” kata Kompol Heri.

Tiga siswa SMP PGRI yang menjadi korban yaitu, Putu Krisna Adinata (13), Putu Ngurah Bagus Ramawijaya (15), dan Komang Adi (15).

Sementara, saksi seorang bapak pedagang nasi jingo yang saat itu berada di TKP mengatakan kejadiannya di tengah jalan tepat di perempatan depan Minimart Alfamart Gatsu Barat, Kerobokan.

Gerombolan tersebut menyerang tiga anak SMP dengan membawa senjata tajam.

“Gerombolan tak dikenal itu datang dari arah barat, kemudian mereka menyerang korban dengan menusuk pergelangan tangan kanan korban dengan tombak dan menembak,” jelasnya.

Lanjutnya, kata pedagang, gerombolan tersebut berjumlah sekitar 10 orang.

Gerombolan misterius itu menggunakan pakaian serba hitam.

Saat itu, para korban sempat akan kabur karena merasa akan diserang.

Namun, upaya tiga siswa itu sia-sia.

Para pelaku berhasil menyergap dan melakukan penganiayaan

“Saat kejadian darah berceceran banyak sekali, saya juga heran kenapa anak kecil yag diserang,” katanya.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved