Breaking News:

Ini Kronologi Siswa SMP PGRI 3 Denpasar Diserang Geng Bercadar, Bagus Trauma

Siswa SMP PGRI 3 Denpasar ini mengalami cedera cukup parah di bahu dan pergelangan tangannya. Bagus mendapat banyak jahitan dan harus dirawat inap

Penulis: Sarah Vanessa Bona | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/Sarah Vanessa Bona
Putu Ngurah Bagus Ramawijaya (kiri) menjalani perawatan usai operasi di RSUP Sanglah, Kamis (11/8/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kondisi Putu Ngurah Bagus Ramawijaya (15) terlihat mulai membaik usai menjalani operasi pada luka di bagian bahu kanannya ketika ditemui di Ruang Ortopedi bed 4 Angsoka 1 RSUP Sanglah, Denpasar, Kamis (11/8/2016).

Namun Bagus masih syok dan kini menjadi trauma keluar malam setelah dirinya menjadi salah satu korban penyerangan oleh kawanan bercadar di Jalan Gatsu Barat, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung, Rabu (10/8/2016) pukul 02.00 Wita.

Ditemani ayahnya, Wayan Wasista (42), Bagus berulangkali meringis menahan sakit saat mencoba berpindah posisi duduk atau tidur.

Ia mengeluh luka bekas operasi di bahunya masih terasa perih dan punggungnya terasa nyeri hingga membuat ia susah tidur saat malam hari.

Siswa SMP PGRI 3 Denpasar ini mengalami cedera cukup parah di bahu dan pergelangan tangannya.

Bagus mendapat banyak jahitan dan harus dirawat inap selama 3-4 hari.

Tampak bahu kanannya diperban hingga lengan atas dan diberi penyangga.

Pergelangan tangan dan telapak kanannya juga terlihat membengkak akibat lukanya. 

Bagus diserang tiba-tiba oleh geng bercadar yang berjumlah sekitar 10 orang saat hendak makan bersama teman-temannya.

Kejadian nahas tersebut membuat Bagus syok dan trauma.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved